News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Merinding! Jutaan Ubur-ubur Serang Israel Usai Pembunuhan Brutal di Kamp Pengungsi Palestina, Ahli Ekologi : Ini Awal dari Bencana!!!

Merinding! Jutaan Ubur-ubur Serang Israel Usai Pembunuhan Brutal di Kamp Pengungsi Palestina, Ahli Ekologi : Ini Awal dari Bencana!!!



Pemandangan tak biasa kerumunan ubur-ubur pengembara (Rhopilema nomadica) itu dipotret oleh Pejabat Otoritas Alam dan Taman Israel (Israel Nature and Parks Authority/NPA) di Teluk Haifa pada 20 Juli 2022.

Dalam rekaman yang diambil oleh drone, terlihat bagaimana ribuan ubur-ubur memenuhi lautan dengan kapal di atasnya, bak semut yang sedang menggerayami gula. NPA mengimbau agar orang-orang untuk tidak berenang di sekitar ubur-ubur, karena risiko sengatan yang mematikan.

Menurut Ruthy Yahel, ahli ekologi kelautan NPA, ledakan ubur-ubur di musim panas ini bisa menjadi tanda akan datangnya bencana, terutama bagi ekosistem laut di dekat pesisir Haifa, bahkan dapat memengaruhi sektor industri hingga pariwisata.

"Kami melihat kerusakan besar darinya di banyak bidang, seperti persaingan ekologis dengan ikan untuk mendapatkan makanan, kerusakan ekonomi, penyumbatan pompa pabrik desalinasi, pendinginan pembangkit listrik, kerusakan nelayan, dan masyarakat yang menjauh dari pantai karena risiko sengatan ubur-ubur," ujar Ruthy Yahel.

Serangan ubur-ubur ini terjadi usai tentara Israel menyerang kamp pengungi Palestna dan menewaskan seorang remaja.

 Dirar al-Kafrini, seorang remaja berusia 17 tahun, tewas pada hari Senin (1/8/2022) ditembak mati oleh tentara Israel dalam sebuah serangan kamp pengungsi Jenin di Tepi Barat.

Dilansir dari Al Jazeera, Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan al-Kafrini sudah meninggal ketika dibawa ke rumah sakit umum Jenin sebelum jam 11 malam waktu setempat.

Kementerian juga melaporkan seorang warga Palestina lainnya terluka akibat ditembak dengan peluru tajam di kakinya namun untungnya warga tersebut tidak terluka terlalu parah dan sekarang dirawat di rumah sakit dalam kondisi sedang.

Wessam Bakr, seorang direktur rumah sakit umum Jenin, mengatakan penyebab kematian al-Kafrini disebabkan oleh peluru yang mengenai bahunya, menembus dadanya, kemudian meledak di dalam.

Prosesi pemakaman al-Kafrini berlangsung di jalan-jalan kamp Jenin tak lama setelah pembunuhan itu terjadi. (int)

Tags

Loading...
Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.