News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Begini Kronologi Terbunuhnya Brigadir J versi Bharada E

Begini Kronologi Terbunuhnya Brigadir J versi Bharada E

 


Tembakan terakhir Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, menembus bagian vital dari tubuh Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J. Bharada E menjelaskan kronologinya saat dimintai keterangan oleh Komnas HAM.

Sebelum tembakan terakhir itu, Bharada E perlahan merangkak menuruni anak tangga. Dia mengendap-endap mendekati Brigadir J yang sudah terkapar. Ketika jaraknya sudah cukup dekat, sekitar 2 meter, Bharada E melepaskan tembakan penghabisan itu untuk memastikan Brigadir J sudah tidak bernyawa.

Proyektil peluru dari tembakan penghabisan itu, masuk dari bagian kepala belakang Brigadir J. Lalu tembus jaringan-jaringan otak. Kemudian juga menembus dan keluar melalui hidung Brigadir J.

"Itu versi yang diceritakan E kepada kami. Jangan disalahartikan seolah-olah kami yang bilang," tutur Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Taufan Damanik kepada reporter detikX melalui sambungan telepon pada Jumat, 22 Juli 2022.

Peristiwa penembakan tersebut terjadi pada Jumat, 8 Juli 2022, sore. Tempat kejadian perkara berada di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Tindakan Bharada E membuat tubuh Brigadir J dalam kondisi tak berdaya dalam posisi tengkurap. Kaus putih yang ia kenakan berubah menjadi merah darah. Hanya tersisa sedikit corak putih di bagian lengan kanan. Darah segar seperti berkubang di sekeliling jasad Brigadir J.

Dokumen hasil analisis rekam CCTV yang tim detikX dapatkan menunjukkan bahwa kemungkinan peristiwa yang menewaskan Brigadir J itu terjadi kurang dari 11 menit 36 detik. Analisis ini didapat dari selisih waktu antara Ferdy dan istrinya sejak terakhir kali terlihat di rumah pribadi Ferdy di Jalan Saguling III, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Rentang waktunya terjadi dari pukul 17.09 lewat 17 detik sampai 17.20 lewat 43 detik.

"Makanya itu, menurut saya, akurasinya harus dicek lagi. Saya juga sudah minta tim saya untuk cek ulang akurasi waktunya," tegas Taufan membenarkan sekuens kejadian, tetapi meragukan akurasi waktu.

Hingga saat ini, tim khusus dari Mabes Polri masih mendalami terkait kasus penembakan Brigadir J ini. Senin kemarin, tim khusus ini mengecek jarak hingga sudut tembakan yang menewaskan Brigadir J.

"Jadi karena ini masih proses pendalaman, dari hasil uji balistik yang telah dilakukan oleh Labfor, nanti akan disampaikan. Makanya tadi saya sampaikan, dari jarak tembakan, sudut tembakan, kemudian sebaran pengenaan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dikutip dari detikNews, Senin (1/8/2022). (dtk)

Tags

Loading...
Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.