News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Kak Seto, Air Mata Sambo dan Ibu yang Dipenjara Bersama Bayinya Karena Dikeroyok dan Dituduh Mencuri

Kak Seto, Air Mata Sambo dan Ibu yang Dipenjara Bersama Bayinya Karena Dikeroyok dan Dituduh Mencuri


Seperti ada komposernya. Media dan beberapa LSM pemerhati anak tiba-tiba kompak memberitakan sisi humanis seorang Ferdy Sambo. Dengan judul yang hampir mirip pula. Yang bercerita tentang tetesan air mata. Ditambah kisah anak-anak Ferdy Sambo yang menerima banyak perhatian. Entah lah. Apa ada amplop di balik udang?

Memang, anak-anak Ferdy Sambo harus mendapat perhatian. Tapi kok semua pada kompak mau kasi perhatian. Lebay!

Orang-orang itu sesekali harus merasakan kepedihan Samuel Simanjuntak saat menerima ijazah kelulusan Brigadir Yoshua. 

Atau sesekali menelusuri daerah di bawah jembatan dan pinggiran toko saat malam tiba. Lihatlah, banyak tubuh-tubuh kecil meringkuk kedinginan. Mata mereka pun susah dipejamkan. Karena perut terus meronta. Belum diisi makanan!

Atau mereka-mereka yang sok perhatian itu, melihat lagi ke belakang. Beberapa bulan yang lalu. Seorang bayi berumur 18 bulan, harus ikut menemani ibunya di penjara.

Kasus yang bermula dari adanya laporan polisi nomor LP.B/07/VI/2021/Sek Biringbulu, tertanggal 13/06/2021. SN dijemput di rumahnya oleh rombongan penyidik dari Polres Gowa daerah Tompo'na, Kelurahan Tonronita, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa, dengan jeratan hukum ancaman pasal 351 Ayat (1) KUHPidana.

Awalnya ibu SN ini dituduh mencuri karung, karena menyangkal ia dikeroyok pelapor dan keluarganya. Padahal buktinya memang tidak ada.

Anehnya, usai mengeroyok, si pelapor langsung membuat laporan ke Polsek Biringbulu Kabupaten Gowa, dihari kejadian 13 Juni 2021.

SN dan bayinya pun ditahan. 

"Kasihan kodong itu bayi, menangis, berteriak dan meronta karena mungkin baru merasakan suasana di kantor polisi apalagi dalam keadaan tertutup dan tidak fasilitas untuk balita bermain," ungkap Herianto M, Mar, paralegal LKBH Makassar yang ikut dalam pendampingan. Kasus ini baru terkuak Februari 2022.

Sayangnya, kasus ini tidak viral. Sehingga ketidakadilan dengan bebas memperlihatkan taringnya.

Saat itu, tidak ada yang menawarkan perhatian khusus kepada bayi SN. Tidak ada Kak Seto yang sekedar berkomentar di media. Tidak ramai berita tentang tetesan air mata yang tumpah ketika aparat hukum memperlihatkan kebobrokannya.

Tidak ada... 

Hingga kini, tak ada kabar beritanya lagi... Entahlah...


Tags

Loading...
Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.