News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Gus Fahrur PBNU Kritik Keras CFW : Haram! (Sssttt... Padahal Kemarin Dia Bela Konten LGBT Deddy Corbuzier)

Gus Fahrur PBNU Kritik Keras CFW : Haram! (Sssttt... Padahal Kemarin Dia Bela Konten LGBT Deddy Corbuzier)


Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ikut angkat bicara terkait seorang remaja pria yang berbusana wanita di Citayam Fashion Week. Hal itu dinilai tak sesuai dengan ajaran agama.

Ketua PBNU Bidang Keagamaan, KH Ahmad Fahrurrozi atau Gus Fahrur mengatakan, seorang lelaki tidak boleh berpakaian menyerupai perempuan maupun sebaliknya.

"Dalam ajaran Islam berbusana diwajibkan menutup aurat, tidak membentuk lekuk tubuh, tidak transparan dan tidak menyerupai pakaian laki laki dan pakaian non muslim," kata dia dikutip dari Times Indonesia, Senin (25/7/2022).

Gus Fahrur menambahkan, hal ini juga sejalan dengan Surat Al Ahzab ayat 59 yang artinya, "Hai Nabi katakanlah kepada istri istrimu, anak anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka, yang demikian itu supaya mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

Ia juga menjelaskan, Islam melarang lelaki menyerupai perempuan atau sebaliknya. Dalam sebuah hadis disebutkan, "Allah melaknat perempuan yang mengenakan pakaian laki-laki dan laki-laki yang mengenakan pakaian perempuan."

Menurutnya, larangan tersebut tak hanya berkaitan dengan persoalan busana, melainkan juga cara berjalan dan berbicara.

"Fashion show atau peragaan busana dan mengikuti tren mode tentu diperbolehkan. Dengan catatan peragaan tersebut dilakukan untuk dakwah Islam dan syiar busana (baju) Islami, hanya dihadiri oleh kaum wanita atau lelaki saja, tidak ada percampuran wanita berlenggak lenggok di depan pria meski ia memamerkan busana (baju) muslimah yang muhajabah," ujarnya.

Beberapa waktu lalu, Gus Fahrur membela Deddy Corbuzier saat membuat konten LGBT.

Menurut Gus Fahrur, LGBT memang menjadi isu yang sensitif dan banyak dari masyarakat yang belum bisa menerima pasangan LGBT di lingkungan mereka.

Akan tetapi menurut Gus Fahrur, meskipun kita tidak setuju tentang perilaku LGBT, kita tidak seharusnya mencaci ataupun menjelek-jelekkan mereka.

Gus Fahrur juga mengkritisi komentar masyarakat mengenai podcast Deddy Corbuzie yang menurutnya berlebihan.

“Saya memang menganggap ini berlebihan, emosi masyarakat ketika mas Deddy sudah meminta maaf, mentake down. Kok masih orang suka rame, saya bilang tidak boleh dong.

Dia sudah minta maaf dia sudah ksatria ya sudah harus dimaklumi. Dia (Deddy) sebelumnya udah baik ya saya lihat itu podcastnya kritis.

Jangan terus kemudian karena satu kesalahan terus dia dibilang jelek. Semua orang ada khilafnyalah namanya manusia,” kata Gus Fahrur di kanal Youtube Deddy Corbuzier pada Sabtu 14 Mei 2022. (int)


Tags

Loading...
Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.