News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Massa Aksi Bela Nabi Muhammad Kompak Kutip Sampah, "Jangan Sampai Ada Celah BuzzeRp Buat Serang Pak Anies"

Massa Aksi Bela Nabi Muhammad Kompak Kutip Sampah, "Jangan Sampai Ada Celah BuzzeRp Buat Serang Pak Anies"

  


 Aksi 1706 Bela Nabi Muhammad selesai, sejumlah massa aksi melakukan operasi "semut", yaitu memungut sampah yang berserakan di jalanan di depan Kantor Kedutaan Besar (Kedubes) India yang berada di Gama Tower, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat sore (17/6).

Seperti dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL, aksi yang digerakkan oleh Front Persaudaraan Islam (FPI), GNPF Ulama, dan Persaudaraan Alumni (PA) 212 ini telah ditutup dan ratusan massa aksi membubarkan diri pada pukul 17.00 WIB.

Aksi ini dibubarkan setelah perwakilan delegasi massa aksi masuk ke dalam Gama Tower untuk menyampaikan tuntutan aksi ini. 

Namun, karena pihak Kedubes India tidak berada di tempat, delegasi aksi menitipkan surat tuntutan kepada pengelola Gedung Gama Tower untuk diserahkan kepada Kedubes India.

Setelah massa aksi membubarkan diri dengan tertib, sejumlah pria dan wanita yang mengenakan pakaian muslim mulai menenteng kantong plastik hitam dan memungut sampah, baik botol plastik hingga sampah lainnya yang berserakan di jalanan.

Beberapa peserta yang ikut memunguti sampah mengungkapkan bahwa aksi ini mereka lakukan agar buzzeRp tidak mendapat celah untuk menyerang Anies Baswedan.

"Kita sudah lelah dengan kelakukan buzzeRp. Setiap ada kegiatan umat muslim, selalu mereka goreng dan fitnah. Pada akhirnya mereka menggiring isu menjatuhkan Pak Anies," ujar Irfan, salah satu peserta.

"Makanya, kita berusaha menutupi celah. Karena isu sampah sedikit, bisa dibuat melebihi isu utamanya. Contohnya saja saat heboh rendang babi. Padahal yang kita protes itu karena ada nama nasi Padang. Tapi diframing sedemikian rupa, sehingga banyak yang salah faham," terangnya panjang lebar.

Sementara itu, usai 15 menit membubarkan diri, petugas Kepolisian sudah membuka jalur lambat yang tadinya sempat ditutup karena adanya aksi unjuk rasa ini.

Sehingga, kendaraan sudah dapat melintasi di dua jalur, baik jalur lambat maupun jalur cepat di Jalan HR Rasuna Said ini. (int)


Tags

Loading...
Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.