News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Hina Warga Betawi, Giring Ditantang Duel Warganet, Langsung Ngacir Deh....

Hina Warga Betawi, Giring Ditantang Duel Warganet, Langsung Ngacir Deh....

 


Mantan vokalis Nidji yang kini menjabat Ketua Umum PSI, Giring ditantang duel warganet. Pasalnya, Giring dianggap telah menghina warga Betawi usai menyebut nama jalan Nenek Hindun lebih tepat digunakan di Jakarta.

"Nama jalan (alm) nenek Hindun ini lebih tepat untuk diperjuangkan menjadi nama jalan baru di Jakarta untuk mengingatkan kita ada seorang warga yang menjadi korban jahatnya Politik Identitas dan Politisasi Agama," tulis Giring di akun Twitternya, Sabtu (25/06).

Menanggapi hal tersebut akun Twitter @Gojekmilitan tersinggung dan langsung melayangkan tantangan duel. 

"Asli gw orang Betawi tersinggung dengan Tweet lo @Giring_Ganesha menghina Tokoh Betawi dan Daerah Betawi dengan Memframing bahwa orang Jakarta kota yang menelantarkan Jenzah Nenek Hindun sehingga harus diperjuangkan untuk nama jalan, Gw tantang lu Duel dah @Giring_Ganesha," tantang @Gojekmilitan.

"Dia kira Nama tokoh Betawi yang dijadikan nama jalan Ngga tepat kalau dibanding nenek Hindun," lanjutnya lagi.

Aksi tantangan tersebut mendapat dukungan dari warganet lain.

"Sebagai warga DKI, tadinya gw pen bales twit dia bang, tapi dipikir percuma debat sama sendal jepit dikasih nyawa...makasih udah mewakili bang," sambung Firman.

"Setuju bang, sekali-sekali ini manusia musti dikasih pelajaran," tulis Brandal Ciliwung.

"Ikutan boleh dong, Aku pengen cabut lidah Pukimak itu, Biar gak ngebacot lagi," tambah Bagindo Kopi.

"Ajak ya bang.. Anak tebet mau ikut," ujar Ramadan.

"Nenek hindun sudah wafat, jenazahnya yg urus timnya Anies, yg sholatin, yg bawa ke kuburan timnya Anies dari PKS dan Gerindra. Sementara @Giring_Ganesha dkknya tak berbuat apa2 atas mayat tsb, malah selalu mempolitisir mayat nenek hindun terus menerus. Sungguh bengis kalian," ketus Andi Sinulingga.


Sementara itu, meski sudah ditag langsung ke akunnya, Giring belum menanggapi tantangan duel tersebut. 

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengubah nama sejumlah ruas jalan di Jakarta.

Anies Baswedan mengubah 22 nama ruas jalan tersebut dengan nama-nama tokoh Betawi.

Anies menyebut, nama-nama jalan tersebut diubah menjadi nama tokoh Betawi sebagai bentuk apresiasi kepada para tokoh sejarah atas jasanya dalam perjalanan dan tumbuh kembang Kota Jakarta.

Menurutnya telah banyak sosok Betawi yang dilahirkan menjadi pribadi yang selama hidupnya memberi kemajuan.

Karena itulah, nama tokoh tersebut layak diberi penghargaan dengan dipasang menjadi nama jalan.

Berikut ini daftar jalan yang diubah Anies beserta nama barunya:


  1. Jalan Budaya menjadi Jalan Entong Gendut
  2. Jalan Bekasi Timur Raya menjadi Jalan Haji Darip
  3. Jalan Raya Bambu Apus menjadi Jalan Mpok Nori
  4. Jalan Raya Pondok Gede menjadi jalan H Bokir Bin Dji’un
  5. Jalan Buntu menjadi Jalan Raden Ismail
  6. Jalan BKT Sisi Barat menjadi Jalan Rama Ratu Jaya
  7. Bantaran Setu Babakan Barat menjadi Jalan H Roim Sa’ih
  8. Bantaran Setu Babakan Timur menjadi Jalan KH Ahmad Suhaimi
  9. Jalan Srikaya menjadi Jalan Mahbub Djunaidi
  10. Jalan Raya Pasar Minggu (sisi utara) menjadi Jalan KH Guru Amin
  11. Jalan Warung Buncit Raya menjadi jalan Hj Tutty Alawiyah
  12. Jalan Tanah Tinggi 1 Gang 5 menjadi Jalan A Hamid Arief
  13. Jalan Senen Raya menjadi Jalan H Imam Sapi’ie
  14. Jalan SMP 76 menjadi Jalan Abdullah Ali
  15. Jalan Kebon Kacang Raya (sisi utara) menjadi Jalan M Mashabi
  16. Jalan Kebon Kacang Raya (sisi selatan) menjadi Jalan HM Shaleh
  17. Jalan Cikini VII menjadi Jalan Tino Sidin
  18. Jalan depan Taman Wisata Alam Muara Angke menjadi Jalan Mualim Teko
  19. Jalan Lingkar Luar Barat menjadi Jalan Syekh Junaid Al Batawi
  20. Jalan Rawa Buaya menjadi Jalan Guru Ma’mun
  21. Jalan di Pulau Panggang menjadi Jalan Kyai Mursalin
  22. Jalan di Pulau Panggang menjadi Jalan Habib Ali Bin Ahmad.


Masih ada tempat lain yang akan diubah

Anies menyebut, usai 22 nama jalan baru yang diresmikan pada 20 Juni 2022, akan ada sejumlah tempat lain yang akan diubah memakai nama tokoh Betawi.

Hal ini menurutnya karena ada banyak nama tokoh yang diabadikan supaya masyarakat dan generasi muda mengenal jasa tokoh-tokoh tersebut.

"Perlu saya sampaikan di sini bahwa nama-nama yang berjasa amat banyak. Kami akan mengerjakan secara bergelombang, ini adalah satu gelombang awal dan nanti harapannya semua mereka yang berjasa bisa punya catatan di kota ini," papar Anies. (int)

Tags

Loading...
Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.