FPI Reborn Gelar Aksi Dukung Anies Baswedan, Warganet Bongkar Banyak Kejanggalan!!!


AWAS IKLAN KHUSUS DEWASA!:
Loading...


Ratusan orang yang mengatasnamakan Front Persaudaraan Islam (FPI) Reborn, Senin (6/6) mendeklarasikan dukungannya ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Hanya saja, penampilan massa yang memakai atribut putih hijau itu jadi sorotan warganet. Bahkan izin keramaian yang dikeluarkan Polda Metro Jaya ikut disorot.

Lembaga Informasi Persaudaraan (LIP) salah satu lembaga yang menyoroti massa yang ikut dalam deklarasi itu.

“Mereka melakukan pemberitahuan ke Polda bahwa mereka (mengaku) FPI akan melakukan Aksi. Apa Polda tidak bisa membedakan mana Real mana Fake? Dan strategi apa yg mereka mainkan sehingga mau membayar banyak masa & mengaku sbg FPI?,” tulis LIP lewat akun Twitter-nya @DPP_LIP.

Tak hanya itu, LIP mengaku heran polisi membiarkan penggunaan atribut mirip Ormas FPI dalam acara itu.

“Adakah keterlibatan salah satu institusi Negara mengatur ini semua? Sehingga aksi yg mereka lakukan dgn banyak masa dan menggunakan atribut palsu berjalan mulus tanpa kekhawatiran?,” ungkapnya.

Warganet pun heran dengan sikap kepolisian.

“Justru polda membedakan, kalo FPI yg asli dihalangi, yg KW dikawal,” komentar akun @Gank**.

Warganet lainnya, justru mengaku heran dengan pakaian yang digunakan massa.

“Nenek2 pakai jeans ketat, jadi anggota FPI?,” tulis akun @aris***.


"Politik identitas mulai mereka mainkan. AB dikenal cukup toleran kepada semua golongan,, namun kali ini ada upaya untuk melabel AB dengan FPi, yang sebelumnya telah berhasil mereka beri label Intoleran, Radikal, bahkan dikait kaitkan dengan terorisme," tulis Bumi Langit.

"Jelasnya, 1. Mereka tidak menginginkan Anies 2. Mereka yang telah menghancurkan FPI lama, 3. Mereka menginginkan AB dan FPI baru, sama sama gagal atau hancur 4. Mereka punya uang yang tidak terlihat batas jumlahnya. WASPADALAH!!!," lanjutnya lagi.

"Urgent!!! FPI wajib melakukan siaran pers yang menjelaskan bahwa massa yg turun ke jalan adalah FPI PALSU. Dan, menurut saya sebaiknya FPI asli pun untuk sementara jangan dulu memunculkan diri dari dunia politik praktis!," saran Moslem NKRI.

"Itulah kenapa kemiskinan di Indonesia enggan diatasi. Ya karena bisa jadi aset untuk setting-an semacam ini, selain itu budidaya kemiskinan bisa juga dipanen tiap 5 thn sekali pada event Pilkada, pileg, pilpres," sindir Abdi Jibril.

"Kira2 skandal apalagi ni yg mreka tutupi, atau ingin membuat stigma negatif terhadap golongan tertentu sperti blm lama ini ada klompok yg pawai soal khilafah. Aroma kampanye hitam kayaknya ni," tambah Ismaini.

"Mobil komando mosok kijang doyok🤣," lanjut Maman.

"Plat bus nya F semua," tulis Sayap Juang.

"Pak @aniesbaswedan ada yg berusaha menjatuhkan anda,harus hati2,Lembaga resmi nya saja tdk mengetahui Demo itu,coba konfirmasikan pak.. Jangan sampe bangsa ini di bentur benturkan terus cape liatnya,sudah saatnya bersatu. Coba aparat bisa fair @ListyoSigitP," ujar Tukang Roti

Menanggapi hal tersebut, Front Persaudaraan Islam menerbitkan surat edaran yang mengajak masyarakat agar mewaspadai gerakan FPI Palsu.


Sementara itu, Koordinator Aksi M. Jufri membeberkan beberapa alasan mengapa puluhan massa mendukung Anies Baswedan di Pilpres 2024, di antaranya selama lima tahun memimpin, Anies dinilai sebagai Gubernur yang telah banyak menorehkan keberhasilan dalam membangun kesejahteraan dan meningkatkan mutu kualitas warga Jakarta. (bbs)

Baca Juga
AWAS IKLAN KHUSUS DEWASA!!!:
Loading...