Terkait Insiden UAS, Imam Shamsi Ali : Dubes RI Menyerah Begitu Saja, Negara Besar Seharusnya Menjaga Warganya


AWAS IKLAN KHUSUS DEWASA!:
Loading...

 


Imam di Islamic Center of New York yang juga direktur Jamaica Muslim Center, Imam Shamsi Ali menyayangkan sikap dubes RI untuk Singapura yang disebutnya kurang terhormat dan cepat menyerah.

"Harusnya ketika warganya, apalagi warga yang dikenal seperti UAS, diperlakukan tdk terhormat, pemerintah perlu meminta klarifikasi. Sikap Dubes seperti di bawah ini sikap yang kurang terhormat. Menyerah begitu saja…negara besar (seharusnya) menjaga warganya," tulis Imam Shamsi Ali di akun Twitternya, Selasa (17/5).

Komentar Imam Shamsi Ali tersebut menyoroti insiden deportasi yang dialami penceramah Abdul Somad atau biasa disapa Ustadz Abdul Somad dari Singapura. 

Sebelumnya, kabar ini dibantah Duta Besar Indonesia untuk Singapura Suryopratomo. Menurut dia, pria yang akrab disapa UAS itu tidak mendapat izin masuk Singapura sehingga diminta kembali.

“Beliau tidak dideportasi tetapi tidak mendapatkan izin masuk Ke Singapura sehingga diminta untuk kembali,” kata dia lewat pesan teks, Selasa, 17 Mei 2022.

Suryopratomo tak menjelaskan alasan UAS tak mendapatkan izin dari Singapura. Dia mengatakan yang bisa menjelaskan alasan tersebut adalah pemerintah Singapura.

“Kalau alasannya yang tepat mungkin ditanyakan kepada Kedubes Singapore di Jakarta karena mereka yang lebih berhak menjelaskan alasannnya,” kata dia.

Sebelumnya, melalui akun Instagramnya pada Senin, 16 Mei 2022, Abdul Somad mengaku dideportasi dari Singapura. Dia juga mengunggah video saat berada dalam ruangan. 

"UAS di ruang 1x2 meter seperti penjara di imigrasi, sebelum dideportasi dari Singapore," tulis UAS di unggahannya.

(tmp)

Baca Juga
AWAS IKLAN KHUSUS DEWASA!!!:
Loading...