Awas Provokasi Komunis!!! Aksi Tolak UAS di Madura Ternyata Hoax!


AWAS IKLAN KHUSUS DEWASA!:
Loading...


Masyarakat harus semakin waspada terhadap isu-isu yang menyesatkan dan berusaha memecah belah umat Islam di Indonesia. Info terkini yang kami himpun, tersebar berita adanya aksi penolakan UAS di Madura yang diprakarsai Gerakan Santri Madura.

Beberapa media yang menurunkan berita tersebut, hanya mengutip dari selebaran surat yang beredar di jagat maya. Semuanya hanya disertai foto ilustrasi massa aksi. 

Adapun isi surat tersebut memberitahukan Kepada Kapolres Sumenep akan adanya aksi menolak UAS pada Jumat (20/05). 

Aliansi Gerakan Santri Madura tersebut menganggap UAS sebagai salah satu pendakwah yang mengajarkan islam radikal dan intoleran. 

Alasan tersebut menjadi lanadasan aksi demonstrasi yang dilakukan sebagai bentuk pencegahan dan mewaspadai penyeberan faham ekstrim kepada masyarakat Sumenep. 

"UAS merupakan penyebar islam radikal dan intoleran yang telah membuat kegaduhan umat, maka demi mencegah dan menjaga keamanan masyarakat Madura dari radikal dan intoleran kami atas nama Gerakan Santri Madura akan melakukan demonstrasi menolak kedatangan UAS di tanah Madura,” tulis surat pemberitahuan aksi Gerakan Santri Madura.

Dalam surat pemberitahuan, Gerakan Santri Madura melakukan aksi yang berlangsung pada pukul 13.00 WIB dengan massa aksi berjumlah 200 santri Madura. 

Diinformasikan, massa aksi turut membawa mobil komando, spanduk dan perangkat demonstrasi lainnya. 

Surat pemberitahuan tersebut ditanda tangani oleh koordinator aksi yakni Ustadz Ahmad.


Hoax yang dihembuskan komunis

Seorang warga Madura langsung menyanggah isu hoax penolakan UAS tersebut. Ia menyebut masyarakat Sumenep Madura malah menyambut kedatangan UAS.

"Gw bukan bermaksud membela / pro tentang UAS, yg gw kesel kenapa ada berita penolakan kedatangan UAS di Madura, padahal faktanya di lapangan masyarakat Sumenep Madura pada nerima tuh kedatangan UAS. Stop la nyebar berita yg mengandung kebencian. Salam damai dari Warga Sumenep Madura," tulis Surya Adhi disertai video lokasi yang katanya akan dipenuhi aksi Tolak UAS.



"Ini kelompok abal2, sedang dicari. ini kelompok demo minta bayaran, tak seorangpun dari santri. BUat laporan tanpa job. Sekarang sedang dicari keberadaannya," sambung Angga.

"UAS diundang ke Al Amien, sisi Selatannya Sumenep, yang demo di tengah Kota. Massa 200 orang itupun kalau nggak 'Ghoib' semua," lanjut Jack Nebanne.

Sebelumnya, buzzeRp pemerintah Eko Kuntadhi ikut memprovokasi dengan menyebarkan isu tak jelas tersebut. 



Baca Juga
AWAS IKLAN KHUSUS DEWASA!!!:
Loading...