Puan Curhat Syedih : Prestasi Saya Sebenarnya Banyak, tapi Tak Ada Media yang Mau Memberitakannya


AWAS IKLAN KHUSUS DEWASA!:
Loading...


Ketua DPR RI Puan Maharani tidak ingin terpangaruh dengan sejumlah hasil lembaga survei terkait calon presiden (Capres) pada Pilpres 2024. 

Puan ingin fokus kerja sebagai Ketua DPR dalam mengawal kebijakan pemerintah demi kepentingan masyarakat. 

Puan menyadari selama ini keberhasilan memimpin DPR dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi) dalam mengawal kebijakan pemerintah kurang mendapat perhatian dari publik. 

Hal itu menjadi salah satu faktor utama hasil sejumlah lembaga survei.

“Pertama memang dalam semua kerja-kerja saya mungkin kurang narsis kali ya atau banyak yang tidak mau memberitakan. Karena buat saya itu pilihan, kerja itu kan tidak perlu juga selalu narsis. Saya kerja ya kerja,” kata Puan Maharani seperti dikutip dalam sebuah wawacancara, Sabtu (9/4). 

Bagi Puan, survei itu hanya sebagai salah satu bagian dari kriteria untuk kemudian menjadi data. 

Menurutnya, yang terpenting adalah tetap menjalan kerja-kerja untuk kesejahteraan masyarakat. 

“Itu kan bagian untuk memperbaiki diri, seperti kita survei partai politik, kalau surveinya turun kita naikkan, apa yang harus kita lakukan agar surveinya naik. Saya sendiri tidak terpengaruh dengan survei," kata Puan.

Lalu bagaimana dengan hasil sejumlah lembaga survei soal pasangan capres dan cawapres untuk Pilpres 2024? Puan mengatakan, dalam politik semua kemungkinan bisa terjadi. 

"Mungkin saja, karena dinamika di politik ini kan tidak mungkin tidak terjadi, cair sekali, dan sekarang bisa dibilang kalau sekarang elektabilitasnya paling tinggi belum tentu nanti tinggi, dan kalau tinggi tidak ada tiket nenti majunya dari mana," terang Puan.

"Waktu masa Pak Jokowi, siapa sih yang menyangka Pak Jokowi akan maju menjadi calon presiden, orang baru gubernur, tetapi nyatanya jadi presiden,” lanjut cucu Soekarno itu.

Dalam kesempatan itu, Puan Maharani menyampaikan, bagaimana potensi perempuan dalam memimpin di level nasional. 

Menurutnya, seluruh anak bangsa memiliki peluang yang sama untuk menjadi pemimpin di level nasional. 

Dia menyebur sekarang sudah banyak menteri di kabinet perempuan. 

Pernah ada Menko Perempuan, sudah pernah Ketua DPR perempuan, sudah pernah ada presiden perempuan. 

Seharusnya sekarang kita sudah tidak mempermasalahkan gender.

“Jadi, beri peluang dan kesempatan kepada perempuan untuk bisa menempati posisi-posisi pemimpin nasional yang saya rasa tidak ada masalah," kata Puan. (jpnn)

Baca Juga
AWAS IKLAN KHUSUS DEWASA!!!:
Loading...