Politikus PDIP Ngamuk dan Usir Haikal Hassan dari Masjid, "Kalau Mau Ceramah Harus Izin Saya, Ini Rumah Saya!!!"


AWAS IKLAN KHUSUS DEWASA!:
Loading...

 


Di media sosial geger video yang menampilkan keributan saat Haikal Hassan di Masjid Raya Pematangsiantar. Keributan terjadi karena salah satu pengurus keberatan jika Haikal mengisi ceramah di masjid itu.

Dalam video yang beredar terlihat sejumlah orang sedang berdialog di dalam masjid. Orang yang ada di video itu salah satunya Haikal Hassan yang tengah duduk di antara orang-orang tersebut.

Dialog itu makin panas setelah seseorang yang disebut sebagai pengurus Badan Kenaziran Masjid (BKM) meninggalkan lokasi dialog. Pengurus BKM itu tetap menolak Haikal berceramah di masjid itu.

"Yang jelas, saya belum pernah dapat izin. Saya nggak mau berdebat, ini rumah saya," kata pengurus BKM itu.

Sejumlah orang yang bersama Haikal terlihat marah. Mereka tidak terima jika Haikal Hassan tidak diizinkan berceramah.

"Ini rumah Allah," kata seseorang yang bersama Haikal.

Haikal Hassan terlihat pergi meninggalkan masjid. Dia meminta agar orang yang bersamanya ikut pergi.

Narasi video tersebut adalah 'Haikal Hassan ditolak mau ceramah di Pematangsiantar, Sumatera Utara'. Panitia dan MUI Pematangsiantar pun menjelaskan peristiwa itu.


Fakta di Balik Video Viral

Ternyata, sosok pengurus BKM dalam video itu adalah anggota DPR RI Fraksi PDIP Irmadi Lubis. Dia menolak kehadiran Haikal Hassan.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua panitia kegiatan ceramah.

"Kepengurusan ini yang dipegang yang terhormat anggota DPR RI, Pak Irmadi Lubis," kata Mufti kepada wartawan, Jumat (1/4/2022).

Dalam video yang viral, Irmadi merupakan orang yang sempat adu mulut dengan sejumlah orang yang datang bersama Haikal Hassan. Mufti mengatakan keributan itu terjadi saat mereka sedang berdialog dengan Irmadi.

"'Jangan kalian ribut di sini, ini rumah saya'. Dibilangnya dalam masjid itu. Jadi jemaah yang begitu banyak langsung takbir. Dia langsung menunjuk-nunjuk ulama yang kita bawa, jadi banyak jemaah yang marah," tuturnya.

Mufti mengatakan saat itu ada dua orang yang mereka bawa ke masjid. Selain Haikal Hassan, ada Abdurrahman Djaelani.

Terkait izin pemakaian masjid, Mufti mengatakan pihaknya sudah melayangkan surat dan diterima oleh salah satu pengurus BKM, dr Andi.

Awalnya, kata Mufti, tidak ada masalah yang terjadi saat proses izin pemakaian masjid. Namun izin itu kemudian dibatalkan pada saat satu hari menjelang pelaksanaan kegiatan dengan alasan pandemi virus Corona.

"Mereka menyatakan COVID masih tinggi di Siantar, sementara kita sudah level 2. Mereka minta surat izin keramaian dari Polres, sementara tidak mungkin mengurus surat begitu cepat. Kenapa di masjid diminta surat keramaian?" tutur Mufti.

Karena izin dicabut, Mufti mengatakan pihaknya juga langsung membatalkan kegiatan. Kedatangan Haikal Hassan ke lokasi masjid, disebut Mufti, hanya untuk bersilaturahmi dengan pengurus BKM.

Sementara itu, Ketua MUI Pematangsiantar Muhammad Ali Lubis mengatakan peristiwa itu bukan penolakan terhadap Haikal Hassan. Ali mengatakan, dari informasi yang dia terima, panitia tidak berkoordinasi dengan pengurus BKM hingga akhirnya kegiatan ceramah itu tak diizinkan.

"Yang saya terima informasinya karena panitia tidak berkoordinasi dengan baik dengan pengurus masjid. Itu kan datang penceramah dari Jakarta, tapi belum berkoordinasi dengan pihak masjid," jelas Ali.

(zap/isa)

Baca Juga
AWAS IKLAN KHUSUS DEWASA!!!:
Loading...