Ki Bedul Sakti : Jokowi Adalah Imam Mahdi, Jutaan Pasukan Ghaib Akan Saya Kerahkan Untuk Melindunginya


AWAS IKLAN KHUSUS DEWASA!:
Loading...


 Aroma kemenyan menusuk hidung saat wartawan diundang masuk ke rumah Ki Bedul Sakti. Bangunan semi permanen yang berlokasi di Kecamatan Marelan, Medan tersebut adalah tempat supranatural itu bersemedi.

Di kanan kiri ruangan, banyak menempel keris dan benda-benda yang menurutnya keramat. Penerangan pun hanya bergantung pada cahaya lilin.

Ki Bedul Sakti ternyata ingin membagikan hasil penerawangannya terkait demo mahasiswa yang akan digelar serentak Senin, 11 April 2022.

"Dari awal saya sudah berjuang untuk Jokowi. Sampai tetes darah penghabisan pun akan selalu tetap begitu," ujar Ki Bedul membuka obrolan.

"Saya sudah bertukar pikiran dengan penguasa Gunung Lawu dan Pantai Selatan. Pak Jokowi itu sebenarnya Imam Mahdi atau Satrio Piningit yang diturunkan untuk memakmurkan negeri ini. Tapi iblis-iblis berwajah manusia banyak yang tidak suka akan ketegasan dan kearifan beliau," sambungnya.

"Oleh karena itu, besok saya akan menurunkan jutaan pasukan ghaib untuk melindungi Pak Jokowi dari serangan apa pun," tegasnya.

Beberapa waktu lalu, Ki Bedul Sakti juga pernah menerawang event kemah bersama yang digelar di IKN. Saat itu Ki Bedul menyalahkan kejadian Anies Baswedan yang membawa tanah dari tempat yang bukan keramat.

Sementara itu, Polda Metro Jaya menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan terkait adanya rencana unjuk rasa oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Senin (11/4/2022) di kawasan sekitar Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, akan ada penutupan jalan di sejumlah titik esok hari.

"Jalan Medan Merdeka Barat akan ditutup pukul 08.30 WIB," ujar Sambodo dalam keterangannya, Minggu (10/4/2022).

Menurut Sambodo, di Jalan Medan Merdeka Barat nantinya dipasangi kawat berduri dan juga water barrier.

Akibat penutupan jalan itu, arus lalu lintas akan dialihkan ke Jalan Medan Merdeka Selatan dan Jalan Budi Kemuliaan. 


6 Tuntutan Mahasiswa

Mahasiswa yang tergabung dalam BEM Seluruh Indonesia (SI) akan menggelar aksi demonstrasi di Istana Negara, Jakarta, pada 11 April 2022. Pihak BEM SI memperkirakan sebanyak 1.000 mahasiswa akan ikut demo.

Koordinator Pusat BEM SI, Kaharuddin mengatakan, ada 6 tuntutan yang disuarakan pada aksi 11 April nanti.

Salah satu tuntutannya adalah soal isu penundaan pemilu yang sempat didesak pada aksi 1 April kemarin.

"Yang pertama menuntut Presiden Joko Widodo bersikap tegas menolak dan memberikan pertanyaan sikap terhadap penundaan Pemilu 2024 atau masa jabatan tiga periode, karena sangat jelas mengkhianati konstitusi," katanya kepada MPI, beberapa waktu lalu.

Kemudian, tuntutan lain mengacu pada Undang-undang Ibu Kota Negara.

"Kedua mahasiswa menuntut dan mendesak Presiden Jokowi untuk menunda dan mengkaji ulang UU IKN termasuk dengan pasal-pasal yang bermasalah, serta dampak yang ditimbulkan dari aspek lingkungan, hukum, sosial ekologi, dan kebencanaan," tuturnya.

Tuntutan berikutnya mahasiswa menyinggung soal bahan pokok dan kelangkaan minyak goreng.

"Ketiga mendesak untuk menstabilkan harga dan ketersediaan bahan pokok di masyarakat. Keempat kami harap Presiden Jokowi mengusut tuntas para mafia minyak goreng serta mengevaluasi kinerja menteri terkait," ujarnya.

Mahasiswa juga menuntut penyelesaian konflik agraria. Terakhir, mahasiswa meminta presiden dan wakil presiden berkomitmen penuh dalam menuntaskan janji kampanye di sisa masa jabatannya.

Sebelumnya, para mahasiswa telah melakukan aksi massa di ring satu Istana Negara pada 1 April 2022. Sekitar 1.000 mahasiswa dari berbagai kampus melakukan long march dari Kampus Trisakti menuju Istana Negara. (bbs)

Baca Juga
AWAS IKLAN KHUSUS DEWASA!!!:
Loading...