News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Terekam CCTV, Tapi Belum Viral! Manager Indomaret Pukuli Kasir Perempuan, Mulai dari Wajah Hingga Perut

Terekam CCTV, Tapi Belum Viral! Manager Indomaret Pukuli Kasir Perempuan, Mulai dari Wajah Hingga Perut

 


Dalam suatu perusahan, sebagai seorang manager yang merupakan salah pimpinan tertinggi dalam perusahan.

Selain pemimpin perusahan, manager juga mampu mengayomi bawahannya, dan melindunginya.

Ketika bawahannya melakukan kesalahan, manager bisa menegur dengan cara lisan atau tulisan.

Namun, berbeda dengan video yang beredar di media sosial, terekam dalam CCTV di sebuah Toko Indomaret seorang manager menegur karyawannya dengan cara kasar.

Terlihat dalam tayangan Video tersebut, bukan hanya membentak, seorang manager memukul beberapa kali kepada seorang karyawan perempuan yang sedang bertugas sebagai kasir. 

Dalam tayangan tersebut, manager beberapa kali menghantam bagian wajah hingga perut karyawan perempuan. Tak sampai disitu, sang manager yang kesal kembali menampar dan memukul tangan korban.

Selain itu, dalam tayangan tersebut disaksikan karyawan lain dan mencoba meleraikan kejadian itu. Namun, kejadian tersebut belum diketahui permaslahan dan motif kekerasan tersebut.

Menurut sumber, kekerasan terhadap kasir itu terjadi di toko indomaret cabang Pekanbaru Riau. Namun tidak diketahui lokasinya secara pasti.

Semoga managernya segera dikasi 'hadiah' menginap gratis di hotel prodeo ya.

Lantas, bagaimana penjelasan pihak Indomaret terkait kejadian ini?


Disebabkan hubungan pribadi

Public Relations PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Anna Nenny Kristyawati membenarkan adanya aksi kekerasan terhadap kasir Indomaret cabang Pekanbaru tersebut.

"Menanggapi pemberitaan yang terjadi di media sosial mengenai adanya video kekerasan di toko Indomaret cabang Pekanbaru, Manajemen Indomaret menyampaikan bahwa hal tersebut benar adanya," ujarnya dalam keterangan resmi dikutip Kompas.com, Rabu (23/3/2022).

Aksi kekerasan tersebut, imbuhnya terjadi di toko Indomaret Sukarno Hatta 29, Cabang Pekanbaru pada Minggu (20/2/2022).

Dia mengungkapkan, kejadian itu timbul karena adanya hubungan pribadi pelaku, Jr Manager Marketing Franchise, terhadap korban yang merupakan kasir di toko Indomaret Sukarno Hatta 29.

"Pelaku dan korban menurut pengakuannya menjalin hubungan sejak tahun 2021," imbuhnya.

Nenny memastikan, video kekerasan yang terjadi tidak ada kaitannya dengan pekerjaan, melainkan murni merupakan perselisihan pribadi antara pelaku dengan korban.

Namun demikian, Manajemen Indomaret tetap menentang dengan tegas segala bentuk kekerasan yang terjadi, terutama di lingkungan kerja.

"Tindakan yang dilakukan oleh pelaku merupakan pelanggaran peraturan perusahaan yang merupakan pelanggaran tingkat 6 dengan sanksi Pemutusan Hubungan Kerja bagi yang melanggar," kata Nenny.

Berdasarkan peraturan perusahaan, dalam hal ini Indomaret, karyawan dilarang keras:

"Mengancam, menyerang, memukul, berkelahi, melakukan intimidasi atau melakukan tindakan penghinaan secara verbal maupun nonverbal (bullying) terhadap perusahaan, atasan, pejabat/petugas perusahaan, sesama karyawan atau orang lain di tempat kerja/lingkungan perusahaan baik secara langsung maupun melalui media elektronik dan media sosial/media online."


Menempuh jalan damai

Nenny melanjutkan, meskipun terjadi karena adanya permasalahan pribadi, Manajemen Indomaret tetap menyesalkan terjadinya tindak kekerasan di lingkungan toko Indomaret.

Selain itu, manajemen Indomaret juga telah mengambil sikap tegas atas perbuatan yang dilakukan oleh pelaku.

"Bahwa manajemen selalu berusaha untuk melindungi karyawan dari segala bentuk tindakan kekerasan. Menindaklanjuti kekerasan yang telah dilakukan, manajemen telah memanggil kedua belah pihak untuk mendapatkan informasi terkait video kekerasan yang telah tersebar melalui media sosial," ucap Nenny.

Kedua belah pihak, lanjutnya, mengakui kebenaran video tersebut dan telah sepakat menempuh jalan damai untuk menyelesaikan permasalahan pribadi mereka. (bbs)

Tags

Loading...
Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.