News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Moge Ugal-ugalan Makan Korban, Bocah Kembar Terpental 10 Meter dan Meninggal, Keluarga Disodori Uang Damai Rp50juta

Moge Ugal-ugalan Makan Korban, Bocah Kembar Terpental 10 Meter dan Meninggal, Keluarga Disodori Uang Damai Rp50juta


 Insiden kecelakaan terjadi di Kawasan Kalipucang, tepatnya di Jalan Raya Banjar-Pangandaran, Desa Tunggilis, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (12/3/2022).

Berdasarkan informasi, saat kejadian rombongan moge melaju kencang dan ugal-ugalan dari arah Banjar menuju Pangandaran. Kemudian, bocah kembar, yakni Husen Firdau (8) dan Hasan Firdau (8) saat kejadian akan menyebrang.

Dua moge yang dikendarai Agus Wandri dan Angga Permana Putra menabrak Hasan-Husen. Tubuh mungil bocah kembar itu terpental.

"Terpental sejauh 10 meter, sontak warga kaget atas kejadian tersebut," kata Pendi.

Kapolsek Kalipucang Iptu Iman Sudirman menuturkan kecelakaan terjadi saat dua bocah kembar tersebut hendak menyeberang jalan dan ditabrak pengendara moge yang melaju kencang.

"Bocah kembar hendak menyebrang, namun dari arah Banjar ke Pangandaran rombongan Harley melintas cepat," ujar Sudirman melalui Kanit Lantas Kalipucang dikutip dari detikcom, Sabtu (12/3).

"Rombongan moge terlihat berjalan kencang dan sedikit ugal-ugalan," sambungnya.

Paman korban, Habibi Syafaruddin menceritakan sebelum kecelakaan yang merenggut dua nyawa keponakannya tersebut. Menurutnya, kedua korban hendak pulang ke rumah usai bermain di rumah temannya.

"Keduanya sudah pulang main dan mau pulang ke rumah karena mereka hendak ganti pakaian untuk mengaji di masjid," kata Habibi kepada tvonenews.com yang dikutip pada Minggu, 13 Maret 2022.

Dari pantauan, kenazah Hasan dan Husen dimakamkan dalam satu liang lahat. 

Curahan hujan dan ratusan warga dari tetangga dan kolega korban ikut mengiringi pemakaman anak kembar duduk di bangku kelas 2 SD Negeri 3 Tunggilis itu.

Sementara itu, pihak Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Bandung Sabtu petang kemarin sudah mendatangi keluarga korban. Kedatangan pengurus HDCI ini bermaksud untuk menempuh upaya damai bersama pihak keluarga.

"Alhamdulillah kami pengurus HDCI Bandung sudah menemui perwakilan keluarga dan kedua belah pihak sepakat untuk menempuh upaya kekeluargaan," tutur pengurus HDCI Bandung, Alvin Wijaya Kusuma.

Alvin menyampaikan, pihaknya juga melakukan iktikad baik dengan memberikan uang kerohiman kepada keluarga korban. Dia mengatakan, insiden tersebut murni kecelakaan yang tidak disengaja dilakukan oleh anggota HDCI Bandung.

"Kami memohon maaf atas kejadian tersebut. Dan, itu murni kecelakaan lalu lintas dan saya sangat yakin hal itu tidak mungkin sengaja dilakukan oleh anggota kami," jelas Alvin.

Sementara itu, keluarga korban mengaku sudah ditemui pengurus HDCI Bandung di Mapolsek Kalipucang. Selain itu, pengurus HDCI juga ke rumah duka di Dusun Babakansari, Desa Ciganjeng, Kecamatan padaherang, Kabupaten Pangandaran. 

"Kabar yang kami tahu, pihak keluarga akan diberi uang kerohiman sebesar Rp50 juta," kata Habibi. (bbs)


Tags

Loading...
Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.