Ributi Sirkuit Formula E Pakai Bambu, BuzzeRp Langsung Terkaing-kaing Usai Baca Fakta Ini


AWAS IKLAN KHUSUS DEWASA!:
Loading...

 


Anies Baswedan kembali menjadi bulan-bulanan bully para BuzzeRp usai konstruksi sirkuit yang akan dipergunakan ajang Formula E, memakai bambu.

Padahal, Penanggung jawab pembangunan sirkuit Formula E dari PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama, Ari Wibowo di Ancol, Jakarta, Rabu (23/02/22) sudah menjelaskan mengapa alasan material bambu digunakan untuk trek balap tersebut.

Yakni guna untuk melapisi bawah lintasan sirkuit Formula E karena dinilai mampu tahan terhadap air. Bambu digunakan mengingat dari lima zona konstruksi, zona lima sepanjang satu kilometer merupakan tanah lunak sehingga tergolong sulit dikerjakan.

Namun bully-an ke Anies masih saja dilancarkan pasukan buzzeRp. Padahal bambu juga digunakan untuk konstruksi Tol Semarang-Demak.

Direktur Teknik PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak (PPSD), Dedy Susanto, menjelaskan bambu yang akan digunakan sebagai matras untuk daya dukung tanah harus memiliki spesifikasi diameter 8-10 centimeter.

"Bambu yang digunakan pada tol Semarang-Demak nantinya akan dipakai untuk matras dan trucuk. Saat dilakukan pengujian maksimal lapisan yang bisa digunakan ada 17. Nanti batang bambu akan memanjang dan melintang," jelasnya.

Berdasarkan pengalamannya, PT PP pernah menggunakan matras bambu sebagai bahan konstruksi saat membangun Pelabuhan Tanjung Priok. Bambu tersebut didatangkan dari Jabar, Jateng, Banten, dan Lampung.

PT PPSD beralasan penggunaan bambu sebagai bahan matras memiliki nilai yang lebih ekonomis. Di sisi lain, bambu yang terendam air justru akan lebih kuat dibandingkan yang tidak terendam.

Membaca fakta ini, bisa dipastikan pasukan buzzeRp langsung terkaing-kaing. (opn)

Baca Juga
AWAS IKLAN KHUSUS DEWASA!!!:
Loading...