Pedasnya Komentar Pengamat Politik Ini Bikin PSI Minder Ikut Pemilu (Nama Anies Baswedan Disebut Juga Nih)


AWAS IKLAN KHUSUS DEWASA!:
Loading...

 


Pengamat politik Jamiludin Ritonga menyebut Anies Baswedan bisa menjadi penyelamat PSI. Hal itu diungkap usai menyerahnya Giring Ganesha sebagi capres seharusnya disyukuri Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

"Giring memang tidak layak menjadi capres. Elektabilitasnya hingga sekarang tetap jeblok," kata Jamiludin.

Padahal, foto Giring sudah terpampang dimana-mana. Namun elektabilitasnya tidak terkerek. Ini artinya, Giring memang tak laku dijual.

Dia menilai mundurnya Giring nyapres tidak akan mempengaruhi elektabilitas PSI. Sebab, untuk mengerek elektabilitasnya saja tidak bisa, apalagi untuk mendongkrak elektabilitas partainya.

Jamiluddin Ritonga juga menyebut nama Anies Baswedan. Ia yakin Anies mampu jadi penyelamat elektabilitas PSI.

"Karena itu, kalau PSI ingin masuk Senayan, seharusnya memilih capres yang tepat. Namun disayangkan, PSI memilih sembilan capres tapi tidak memasukan Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Padahal kalau dua nama ini ikut diusung, peluang mendongkrak elektabilitas PSI lebih besar," sarannya.

Sembilan nama yang akan diusung, Emil Dardak, Erick Thohir, Ganjar Pranowo, Mahfud MD, Muhammad Andika Perkasa, Mochamad Ridwan Kamil, Muhammad Tito Karnavian, Najwa Shihab, dan Sri Mulyani Indrawati. Dari sembilan nama ini hanya dua nama, Ganjar Pramono dan Ridwan Kamil, yang punya elektabilitas tinggi.

"Jadi, PSI dalam mengusung capres terkesan serampangan. Sebagian besar nama-nama tersebut akan sulit dapat mengerek elektabilitas PSI. Hal ini kiranya akan menyulitkan mereka masuk Senayan," tambahnya.



Baca Juga
AWAS IKLAN KHUSUS DEWASA!!!:
Loading...