Ngakak! Jokowi Anjurkan Setop Perang, Begini Jawaban Warganet (Paling Lucu yang Pakai Meme Putin)


AWAS IKLAN KHUSUS DEWASA!:
Loading...


 Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam sebuah twits menganjurkan agar menyetop perang.

"Setop perang. Perang itu menyengsarakan umat manusia, dan membahayakan dunia," begitu isi twits beliau, Kamis (24/02). Tidak dikurangi atau pun ditambah sedikit pun.

Twits yang sebenarnya miskin literasi tersebut memancing tanggapan beragam. 

"Saya bener bener takut pak, boleh pinjam uang dulu gak pak. Nanti awal bulan diganti," ceplos @keanupahlevi yang sepertinya sudah mulai ditagih uang sewa rumah.

"Setuju, Pak. Ayo suarakan hal tersebut di sidang PBB besok, jangan cuman modal twitter💥," tantang @AbyanSalman.

"Rusia dan ukraina akan tetap perang...krn mereka ga tau setop itu apa?? Apakah setop itu buat nyerok pasir?," lanjut @WinPra.

"Ada juga pak yg menyengsengsarakan, menyengsara, menyeng, jangan diketawain ya!! Menyengsarakan rakyatnya sendiri dan membahakan mereka.Contohnya penguasa yang perang terhadap rakyatnya sendiri 🙄," protes @Chanantal.

Yang paling lucu sekaligus makjleb, balasan dari @aahmdrf. Ia mengupload meme jawaban Presiden Putin.


Sementara itu, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Ukraina mengklaim pasukannya telah melawan serangan dari tentara Rusia 'secara bermartabat' dan berhasil menangkal sejumlah serangan Rusia.

Ukraina juga telah mendeklarasikan siap mempertahankan diri usai operasi militer yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina pada hari ini, Kamis (24/2) dianggap sebagai sebuah perang.

"Angkatan Pertahanan Nasional, menggunakan hak untuk membela diri berdasarkan pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Kami melawan upaya musuh untuk menerobos perbatasan negara dengan bermartabat," kata Kemenhan dilansir dari CNN, Kamis (24/2).

Mereka juga mengklaim pasukan Ukraina tidak mengalami kerugian selama 'perang berlangsung. Ukraina juga mengklaim telah menembak jatuh lima pesawat dan satu helikopter Rusia.

"Situasi terkendali. Pasukan Rusia menderita kerugian, dan tidak ada kerugian di antara para pembela Ukraina," kata Ukraina.

Kendati demikian, Rusia membantah laporan ini melalui pemberitaan di media pemerintah, RIA Novosty. Rusia juga ikut mengklaim telah menghancurkan sejumlah pangkalan udara Ukraina dan sistem pertahanannya pada hari ini.

Konflik antara Ukraina-Rusia semakin membara usai Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui wilayah di Ukraina timur, Donetsk dan Luhansk, dua wilayah yang dikuasai kelompok separatis pro-Moskow. Putin juga mengerahkan pasukan militernya di dua wilayah tersebut dengan dalih penjaga perdamaian.

Tindakan Putin ini dikecam berbagai pihak. Sejumlah negara pun menampar Rusia dengan sanksi besar-besaran.

Dan puncaknya, pada Kamis (24/2) pagi sekitar pukul 06.00 waktu setempat, Putin telah mengumumkan perintah operasi militer di wilayah Donbas yang terletak di timur Ukraina.

Tak berselang lama setelah pengumuman Putin, mulai terdengar sejumlah ledakan di ibu kota Ukraina, Kiev, dan di kota Kharkiv. Serangkaian ledakan juga terdengar di provinsi Belgorod, Rusia, yang berbatasan dengan Ukraina. (BBS)


Baca Juga
AWAS IKLAN KHUSUS DEWASA!!!:
Loading...