Ferdinand Mengidap Penyakit Langka, Selalu Ngos-ngosan Kalau Lihat Sempak Merah


AWAS IKLAN KHUSUS DEWASA!:
Loading...

 

Foto ilustrasi. Diperagakan model amatir.

Ferdinand terlihat murung. Ia menyendiri di sudut lobby di salah satu hotel bintang lima. Harap-harap cemas menantikan nasibnya yang sedang di ujung tanduk.

Saat wartawan menghampiri, Ferdinand sedikit terkejut. Ia langsung menyeka keringat di dahinya dengan tisu toilet.

"Ayo kita cepat wawancaranya ya. Saya banyak urusan," ketus Ferdinand, sampai lupa mempersilahkan duduk wartawan.

Wawancara singkat pun dimulai.

Wartawan : Apakah benar anda menderita penyakit langka?

Ferdinand : Betul. Saya tidak bohong. Banyak penyakit langka yang saya derita. Dan bertambah pula sejak beberapa hari ini.

Wartawan : Really? Apa-apa saja ya?

Ferdinand : Saya suka kejang-kejang sendiri saat melihat cewek seksi. Disertai air liur yang menetes deras. Kalau ceweknya terlalu seksi, saya sampai mimisan dan pingsan. Sejak beberapa tahun belakangan, saya juga selalu ngos-ngosan jika melihat gambar sempak merah.

Wartawan : Apakah anda sudah pernah memeriksakan penyakit anda ke dokter?

Ferdinand : Pernah, sekali. Saat itu, dokternya ternyata cantik luar biasa. Penyakit saya langsung kumat. Lalu saya tidak ingat lagi. Dan tiba-tiba sudah ada di irigasi sawah.

Wartawan : Apakah anda dalam kondisi sadar saat membuat twit-twit kontroversial?

Ferdinand : Awalnya saya sadar saat akan menuliskan twit. Namun, tiba-tiba muncul iklan porno. Saya pun langsung kehilangan kesadaran.

Wawancara terhenti. Ferdinand tiba-tiba mimisan dan pingsan usai seorang waiters muda menyuguhkan minuman dengan sedikit menundukkan badan...

(Ini contoh wawancara imajiner. Bukan dialog imajiner. Jika ada kesamaan nama, itu hanya kebetulan saja)

Baca Juga
AWAS IKLAN KHUSUS DEWASA!!!:
Loading...