Terdesak Kebutuhan Ekonomi, 2 Warga Curi Kayu Manis di Lahan Perhutani, Dituntut 5 Tahun Bui dan Denda Rp3,5 M


Loading...

 


Dua warga asal Kabupaten Magelang nekat mencuri dua karung kayu manis di lahan milik Perhutani, Selopampang Kabupaten Temanggung. Keduanya mengaku nekat mencuri karena terdesak kebutuhan ekonomi

Kedua pelaku yakni TM (37) warga Windusari Kabupaten Magelang dan NA (20) warga Bandongan Kabupaten Magelan. Keduanya kini ditahan di Mapolres Temanggung dan terancam hukuman lima tahun penjara.

Kedua tersangka tertangkap basah saat sedang mengambil kayu manis oleh petugas Perhutani bersama warga setempat. Mereka mengelupas batang pohon dan mengambil kayu manis sebanyak dua karung.

“Mereka telah dua kali melakukan aksinya karena terdesak kebutuhan ekonomi. Belum sempat menjual, mereka keburu tertangkap basah,” kata Kapolres Temanggung AKBP Burhanuddin, Rabu (1/9/2021).

Dari tangan dua tersangka, polisi mengamankan barang bukti dua karung kayu manis, pisau pengupas dan dua sepeda motor yang digunakan tersangka.

Salah satu tersangka TM mengaku terpaksa melakukan tindakan pidana tersebut karena terdesak kebutuhan ekonomi.  Pekerjaannya sebagai buruh lepas dirasa tidak bisa mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari apalagi di masa pandemi.

Untuk satu kilogram kayu manis berharga Rp18.000. Sementara kerugian akibat perbuatan para tersangka mencapai Rp2 juta.

Atas perbuatannya, tersangka bakal dijerat pasal Pasal 36 ke-19, Pasal 78 juncto Pasal 50 ayat (2) huruf c Undang-Undang nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang mengubah beberapa ketentuan dalam Undang-Undang nomor 41 tahun 1999 tentang Kehutanan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp3,5 miliar.

Baca Juga
Loading...