Tokoh NU : Zaman Sekarang, Napi dan Ex Napi Dapat Keistimewaan


Loading...


 Tokoh Nadhlatul Ulama (NU) Umar Syadat Hasibuan alias Gus Umar turut menanggapi keistimewaan yang didapat napi dan ex napi kasus korupsi. 

Setelah Djoko Tjandra yang hanya divonis 3 tahun, muncul lagi koruptor bansos Juliari yang divonis 12 tahun. Meski sebelumnya KPK sesumbar akan menuntut hukum mati bagi koruptor bansos.

"Zaman skrg Napi dan ex Napi dapat keistimewaan. Dicari 11 thn malah divonis 3 thn yeah dia Djoko Tjandra. Ex Napi jadi Komisaris yeah dia Emir moeis. Korupsi Bansos divonis 12 thn yeah dia Juliari. KPK skrg lagi gokil banget," tulis Gus Umar di akun twitter @Umar_Hasibuan_.

Sebelumnya, hakim meringankan hukuman Juliari karena belum pernah dijatuhi hukuman. Selain itu, hakim juga menyoroti Juliari sering di-bully, hakim menilai Juliari sudah cukup menderita karena bullyan masyarakat.

"Terdakwa sudah cukup menderita dicerca, dimaki, dihina oleh masyarakat. Terdakwa telah divonis oleh masyarakat telah bersalah padahal secara hukum terdakwa belum tentu bersalah sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap," tutur hakim.

Hal meringankan lainnya itu Juliari bersikap tertib dan tidak pernah bertingkah selama persidangan. Dia juga bersikap sopan ketika menjadi saksi di persidangan KPA bansos Adi Wahyono dan PPK bansos Matheus Joko Santoso.

Dalam sidang ini, Juliari Batubara divonis 12 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan. Juliari bersalah menerima uang suap Rp 32,482 miliar berkaitan dengan bansos Corona di Kemensos. (wbc)


Baca Juga
Loading...