Mari Kita Maafkan Heryanti, Tapi Tidak untuk Para BuzzeRp!!!


Loading...

 


Apriyani Rahayu bersama Greysia Polii baru saja menyabet medali emas di cabang olahraga bulu tangkis Olimpiade Tokyo. Kabar gembira itu tentu menjadi pelipur lara seluruh rakyat Indonesia yang sedang berjuang keluar dari jeratan pandemi berkepanjangan.

Namun kegembiraan pupus seketika. Saat kabar bantuan Rp2 Triliun ternyata hanya pepesan kosong yang nyaring bunyinya.

Anak Akidi Tio, Heryanti pun dibully habis-habisan. Diancam penjara karena sudah membohongi publik.

Dan sebagai publik, kita sudah puas dibohongi. Tapi kenapa Heryanti diancam penjara sementaranya yang lainnya masih bebas menebar kebohongan?

Bahkan jumlahnya lebih fantastis, Rp11.000 Triliun!!!

Di balik itu, sumbangan Heryanti juga menjadi bahan untuk ujaran kebencian yang pelakunya para buzzeRp.

Mulai dari ulama hingga politisi oposisi menjadi target Denny Siregar dkk.

Belum lagi halusinasi yang mengatakan Akidi Tio juga akan menyerahkan Rp100 Triliun langsung kepada Jokowi.

Atau dugaan ada Rp4000 Triliun uang Indonesia di Singapura yang akan segera dicairkan.

Sumbangan Akidi Tio digoreng buzzeRp sampai gosong!!!

Tapi tetap saja kita harus memaafkan Heryanti. Karena Dahlan Iskan pun menduga harta Akidi Tio memang nyangkut di Singapura. Dan butuh usaha ekstra keras dan panjang untuk mencairkannya.

Heryanti bukan ingin menipu publik agar memilihnya menjadi presiden. Heryanti tidak merugikan rakyat. Korbannya hanya segelintir orang, di antaranya perwira tinggi polisi. Itu pun hanya kerugian non materiil.

Jauh beda dengan kerugian rakyat ketika termakan hoax capres. Yang efeknya dalam dan lama.

Kerugian lebih besar menimpa rakyat saat buzzeRp menggoreng sumbangan Akidi Tio menjadi ujaran kebencian berbau sara. 

NKRI yang susah payah digalang para founding father republik ini bisa musnah.

Dan hingga kini, buzzeRp masih terus menari menebar benci. Makanya, tiada maaf bagi buzzeRp. Hingga mereka beserta kakak pembinanya duduk di pojokan penjara!

(Redaksi)


Baca Juga
Loading...