Komentari Mural Mirip Jokowi, Faldo Maldini 'Berdarah-darah' Dihajar Warganet


Loading...

 


Pemerintahan Jokowi sungguh sangat paranoid dengan segala bentuk simbol protes. Seolah-olah menutup mata dan telinga atas penderitaan rakyat.

Setelah takut pada tagar 2019GantiPresiden di kaos, dilanjutkan dengan aksi pembakaran bendera bertuliskan kalimat Tauhid. Lalu ketakutan melihat baliho Habib Rizieq Shihab.

Dan kini, pemerintah alergi dengan mural. Lukisan atau tulisan di tembok yang mewakili suara rakyat yang terlupakan wakil rakyat yang duduk manis dan manja di gedung dewan.

Pelukis mural bergambar sosok pria mirip Jokowi yang matanya di tutupi tulisan "404 : Not Found" jadi buronan polisi.

Faldo Maldini yang saat ini menjabat sebagai staf khusus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno di bidang komunikasi dan media mencoba melakukan pembelaan terhadap aksi pembungkaman tersebut.

"Jadi, mural itu, ga salah. Kalau ada ijinnya. Kalau tidak, berarti melawan hukum, berarti sewenang-wenang. Makanya, kami keras. Ada hak orang lain yang dicederai, bayangkan itu kalau tembok kita, yang tanpa ijin kita. orang yang mendukung kesewenang-wenangan, harus diingatkan," tulis Faldo.

Sayangnya, Faldo lupa sedang berada di Indonesia. Sebuah negara yang memiliki warganet super kritis dan kreatif membungkam bacot munafik. 

Beberapa pertanyaan warganet langsung bikin Faldo mingkem.

"Knapa cuman gambar mirip bapak aja yg dihapus bang? Yg pinggirnya engga?,"tanya Bastiyaris.

Karena Faldo kebingungan untuk menjawab, akhirnya komentar sindirian pun membanjiri.

"Karena yg pinggirnya tdk sewenang-wenang dan tidak melawan hukum dan bayangkan itu bukan tembok kita jadi kita mohon maaf tidak keras," sindir Fahri.

"Mungkin, mungkin lho ini, yang samping nya itu grafiti jadi ndak apa. Lain halnya kalok vandal mungkin dihapus semua ๐Ÿ˜‚," sambung Reza.

"Bayangkan kalau generasi muda bangsa saat ini mentalnya seperti @FaldoMaldini semua, kapan beresnya urusan Negara tercinta ini. Orang padang kan? Pernah makan di warung padang mesen pakai otak?? Sering2 pesen itu mungkin sehat..," skak Badroel.

"Ini ada izinnya gak bro? Subjeknya sama nih," tanya Bagas.


"Ini ada izinnya. sebelum gambar, mereka ke dukcapil dulu buat ngurus perizinannya. ๐Ÿ™๐Ÿผ," sindir Mz Dar.

Sebelumnya, Mural bergambar diduga mirip Presiden Joko Widodo (Jokowi) di kolong jembatan layang Jalan Pembangunan 1 Kelurahan Batujaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang sudah dihapus, Kamis 12 Agustus 2021.

Lurah Batujaya Jamaludin mengatakan, mural tersebut telah dihapus pihak Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Batuceper pada pagi tadi.

"Betul muralnya di Jalan pembangunan 1. Kalau muralnya yang mirip RI 1 dihapus," ungkapnya saat dikonfirmasi. (wbc)

Baca Juga
Loading...