Anies Bagi Beras Premium, BuzzeRp Ngamuk, eh... Kemensos Bagi Beras Tak Layak Konsumsi, BuzzeRp Terdiam, Warganet : Begitu Kalau Kebanyakan Makan Bangkai


Loading...

 


Warga Rusun Angke, Tambora, Jakarta Barat, penerima bansos mendapatkan beras yang tidak layak konsumsi.

Hingga saat ini sudah sebanyak 7 warga rusun yang melapor atas adanya temuan beras tak layak konsumsi.

Atas temuan ini warga penerima beras bansos Kemensos menukarkan beras tersebut dengan stok beras lain yang kondisinya baik.

Temuan ini awalnya dilaporkan salah seorang penerima beras bansos yang mendapatkan beras dalam kondisi menggumpal.

Aktivis media sosial, Maudy Asmara mempertanyakan hilangnya teriakan buzzeRp yang beberapa waktu lalu melancarkan protes saat Anies Baswedan membagikan beras premium.

"Warga Rusun Angke Lapor Terima Beras Bansos Tak Layak Konsumsi. Kemarin buzzer NKRI pada nyinyirin Pak Anies tentang beras premium..Kebenaran akan menemukan jalannya sendiri 🤪," sentil Maudy di akun @Mdy_Asmara1701.

"Kalau kerja ngak ihlas ya kayak gini, Kalau ngak di korup, ya asal ngasih. Yang ihlas akan memberilan kepuasan bagi yg ngasih dan yg menerima. Betulkan ???," tambah Setya.

"Begitulah kalau kebanyakan makan bangkai (tukang fitnah). Bantuan beras premium diprotes, beras jelek malah diam aja," sambung Kang Satire.

Beberapa waktu lalu, Pemprov DKI Jakarta mendistribusikan Bantuan Sosial Non Tunai (BSNT) berupa beras premium ke seluruh wilayah DKI Jakarta pada Kamis (29/7/2021).

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, hal itu merupakan bagian dari bantuan sosial masyarakat di Jakarta.

"Bantuan ini dengan total penerima sebanyak 1.007.379 keluarga penerima manfaat," kata Anies dalam unggahan di akun Instagram @aniesbaswedan, Kamis.

Dia menjelaskan, mulai hari ini warga penerima akan mendapat beras sebanyak 10 kg per kepala keluarga.

"Kami berharap dengan bantuan ini maka keluarga-keluarga di Jakarta, khususnya yang sosio ekonomi rendah bisa terbantu di masa sulit seperti sekarang," ujar dia.

Meski dinamakan beras bansos, lanjut Anies, beras yang disalurkan adalah beras kualitas premium merek Sentra Ramos, Tjap Bunga, dan Ojolali. Beras-beras itu berkualitas baik dan diproduksi Food Station Tjipinang Jaya.

"Beras premium ini berasal dari hasil panen Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Indramayu, Karawang, Lampung, Ngawi, Sumedang dan Garut," kata dia.

Anies juga menjelaskan, bantuan itu merupakan bentuk dari kerja sama antar daerah rintisan Pemprov DKI Jakarta melalui Food Station Tjipinang Jaya.

"Jadi di satu sisi kita membantu keluarga yang terdampak di Ibu Kota, di sisi lain kita bekerja sama langsung dengan Gapoktan di berbagai daerah dan membantu menggerakkan perekonomian petani daerah," lanjut dia. (wbc)

Baca Juga
Loading...