Sudah Diperingatkan Satgas Covid-19, Munas Kadin Malah Dihadiri Jokowi, Pejabat Tetap Salahkan Rakyat


Loading...


Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, Alexander K Ginting mengatakan pihaknya sudah memberi peringatan untuk menunda Musyawarah Nasional Kamar Dagang Indonesia (Munas Kadin) yang diselenggarakan di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) . 

Meski begitu, Munas Kadin itu akhirnya tetap digelar pada 30 Juni lalu. Bahkan, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) hadir langsung membuka acara tersebut. 

Tidak hanya Jokowi, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartato juga turut hadir. 

Terkini setelah Munas itu, belasan orang dikabarkan terkonfirmasi virus corona (Covid-19) setelah dilakukan tes PCR dan antigen. 

Saat ditelisik lebih jauh, Alex tak merinci ada berapa orang yang terkonfirmasi positif pascagelaran munas tersebut. 

"Kenapa mereka Munas lagi PPKM di sini [Kendari]? Saya sudah enggak kasih recommend itu. Ada juga yang nanya dari panitia, saya bilang: 'tunda saja karena kasus masih naik'," ucap Alex kepada CNNIndonesia.com, Kamis (8/7). 

Terkait situasi usai gelaran Munas Kadin tersebut, Alex meyakinkan telah dilakukan penelurusan (tracing) atas kontak konfirmasi positif Covid. Tracing tersebut, kata Alex akan diserahkan pada dinas kesehatan (dinkes) setempat. 

Alex juga memastikan semua peserta akan di-tes PCR. Selain itu, orang-orang yang kontak erat dengan peserta selama dua minggu terakhir juga harus dites. 

"Semua ini harus di-testing. Jadi kalau dia masih di Kendari, maka itu tanggung jawabnya Dinkes setempat untuk melakukan tracing," ucap dia.

 "Contact tracing-nya itu harus sampai 2 minggu di mana dia ketemu harus dikejar," imbuhnya. 

Alex menyebut kekinian peserta Munas tidak boleh pergi ke mana-mana. Mereka, kata Alex harus karantina mandiri di rumah atau di hotel minimal satu pekan.

 Jika hasil tesnya positif, kata dia, mereka harus melakukan isolasi mandiri, dan andai mengalami perburukan kondisi harus segera ke rumah sakit. 

Sebelumnya, Aliansi mahasiswa menolak kehadiran Jokowi dalam acara pembukaan Munas Kadin di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Sebab, angka kasus Covid-19 di Kendari sedang itu mengalami lonjakan.

 Kendari juga masuk sebagai zona merah. Aksi penolakan berlangsung di Kantor Kadin Sultra, Jalan Laode Hadi, Kendari pada Rabu (30/6) petang. 

Aksi puluhan mahasiswa tersebut berujung ricuh karena mendapat perlawanan dari kelompok pendukung lainnya. (yla/kid)

Baca Juga
Loading...