Pemerintah Minta Oposisi Bantu Rakyat, Kader Demokrat : Kami dari Awal Sudah Membantu, Tapi Malah Dibully


Loading...

 


Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad meminta semua pihak, termasuk partai oposisi untuk besatu melawan pandemi Covid-19. Ia mengatakan tidak ada kepentingan lain kecuali membantu rakyat agar terbebas dari Covid-19.

“Tidak ada kata menyerah atau mengibarkan bendera putih. Sebagai satu nusa dan satu bangsa, semangat kita adalah Merah Putih. Tidak ada warna lain, tidak ada kepentingan politik yang lain. Tidak ada istilah pendukung pemerintah dan oposisi dalam penanganan pandemi ini, oposisi harus bersatu. Mari kita bersama lawan COVID-19,” kata Dasco dalam keterangannya, Sabtu (24/72021).

Permintaan dari partai pendukung pemerintah tersebut langsung ditanggapi kader Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana. Sebagai partai oposisi, Panca menyebutkan partainya sudah membantu sejak awal pandemi.

Mulai dari yang berbentuk sembako hingga masukan ke pemerintah. Namun, Panca mengaku heran, karena Demokrat malah terus menerus dibully dan difitnah buzzee pemerintah.

"Kami dari awal pandemi sudah membantu. Sampai hari ini kader2 @PDemokrat di seluruh Indonesia turun membantu rakyat. Sudah ratusan milyar dari dana pribadi kader. Memberi masukan pun sudah. Yang ada malah dibully. Terus bantuan apa lagi yang ente mau?," tulis Panca di akun twitternya @panca66, Minggu (25/7).

Menurut pantauan kami, kader Partai Demokrat memang turun langsung ke masyarakat untuk memberikan bantuan. Ironinya, buzzeRp malah menyebut Partai Demokrat sebagai dalang keonaran di Indonesia.

Bahkan PD dituduh sebagai penyandang dana setiap aksi demo menentang kebijakan pemerintah. 

Begitu juga dengan Partai Keadilan Sejahtera, aksi bantuan tabung oksigen untuk warga beberapa waktu lalu, malah difitnah buzzeRp sebagai dalang kelangkaan tabung oksigen di masyarakat. BuzzeRp menyebut PKS sengaja menimbun tabung oksigen.

Tampaknya pemerintah harus menertibkan buzzeRpnya jika ingin negara ini bersatu. Tapi, apa bisa?

Baca Juga
Loading...