Kedunguan Para Haters Malah Bikin Anies Makin Populer, Anggaran Buzzer Bakal Dipotong?


Loading...

 


Serangan buzzer ternyata berakibat melonjaknya popularitas Anies Baswedan. Hal itu terpantau peneliti media sosial dan juga pendiri drone emprit, Ismail Fahmi.

"Anies diuntungkan oleh banyaknya buzzer tokoh lain yg menyerangnya. Percakapan atau popularitasnya jadi terbantu naik. Kl buzzer terus menyerang hingga 2024, popularitas Anies akan terjaga," tulis Ismail Fahmi di akun twitternya, Rabu (7/7).

"Tinggal nanti deket2 2024 digenjot favorabilitas atau sentimen positifnya," sambungnya lagi.


Menurut pantauan di media sosial, kedunguan para haters-lah yang banyak mengambil peran melonjaknya popularitas Anies. 

Jika buzzerp sekelas Denny Siregar memainkan isu dengan dasar logika dan narasi yang lemah, buzzerp kelas bawah biasanya bertugas meretweet dengan imbuhan makian hingga fitnah.

Seperti biasa, jawaban Anies berbasis data menjadi hantaman keras bagi buzzer yang hanya bermodal screenshot judul media online.

Namun tampaknya buzzer memang tak memiliki ide lain selain hinaan, makian dan fitnah. Pola-pola sampah yang mereka lakukan sudah mentok.

Belum lagi jika mendapat counter dari pendukung Anies Baswedan. Rata-rata buzzerp hanya mutar-mutar dengan jawaban yang tidak berkaitan dengan topik.

Sebaiknya Kakak Pembina merombak total jurus yang dipakai. Daripada hanya buang-buang uang, tapi malah menaikkan elektabilitas Anies. (ks)


Baca Juga
Loading...