Berjuang Sembuh dari Covid-19, Bocah Ini Belum Menyadari Kedua Orangtuanya Sudah Tiada


Loading...


 Di usianya yang menginjak 11 tahun, Arga telah menjadi anak yatim piatu. Ia baru saja ditinggalkan kedua orang tuanya beberapa hari yang lalu. Sedihnya lagi, ia kini sedang berada di tempat isolasi, berjuang untuk sembuh dari virus Covid-19.

Ayah kandung Arga meninggal tahun 2018 karena penyakit gula, setelah itu sang ibu menikah lagi. Selama beberapa tahun berikutnya, Arga mendapat curahan kasih sayang dari ibu serta ayah sambungnya. Mereka tinggal di rumah kontrakan yang meskipun sangat sederhana, namun berbahagia.

Kesedihan itu datang bertubi-tubi secara tiba-tiba. Sepekan lalu sang ayah dipanggil Allah Yang Maha Kuasa. Belum habis air mata Arga, sang Ibu pun menyusul ayah menghadapNya. 

Sampai saat ini, Arga belum mengetahui jika ibunya tercinta telah tiada, karena saat sang ibu dibawa ke rumah sakit Arga dijemput Satgas Covid-19 untuk menjalani isolasi mandiri di Technopark, tempat isolasi warga Sragen.

Saat ini, Arga yang rencananya akan dirawat sang kakak membutuhkan bantuan untuk keperluan sekolah dan biaya hidup sehari-hari. Yuk bantu cukupi kebutuhannya!

"Barangsiapa yang mengikutsertakan seorang anak yatim diantara dua orang tua yang muslim, dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya maka ia pasti masuk surga." (HR. Abu Ya’la dan Thabrani)

Insya Allah, tim Aksi Cepat Tanggap Sragen akan membantu mengumpulkan dana untuk disalurkan dalam bentuk bentuan keperluan sekolah dan kebutuhan sehari-hari Arga setelah masa isolasi di Technopark Sragen.

Sahabat Dermawan, marilah kita bahu-membahu membantu Arga, agar kebutuhan sekolah dan hidupnya bisa terpenuhi dengan layak, sehingga Arga bisa tetap semangat untuk sekolah dan menggapai cita-citanya menjadi masinis.

 Insya Allah dengan membantu anak yatim piatu, Allah juga akan mempermudah rezeki kita.

Salurkan bantuan dengan klik link di sini

Baca Juga
Loading...