Sayang Sekali... Presiden ke Tanjung Priok Cuma Ngurusin Preman, Padahal...


Loading...

 


SAYANG SEKALI,

KELILING² PAKDHE UTAMANYA KE PELABUHAN TANJUNG PRIOK TIDAK UNTUK MENYIKAPI HAL YG PALING KRUSIAL BAGI #PENURUNAN BEBAN LOGISTIK YANG MAMPU MENDONGKRAK PENDAPATAN NEGARA & MENGURANGI #KESULITAN RAKYAT.

Sementara...

Untuk hal yang mustinya bisa diatasi oleh teritorial, langsung ambil aksi dengan memerintahkan komandan tertinggi kepolisian Indonesia.

Apa pakdhe tidak mendapat masukan bahwa biaya logistik sejak setahun lalu jadi demikian mahal?

Apa urusan preman "Recehan" di wilayah tersebut, lebih penting ?

Bukankah disana ada Polres Pelabuhan & Polisi perairan,  disamping Polres daerah Jakut, dan backup garnisun TNI dengan kekuatan personil hingga ribuan dari 2 matra?

Apa naiknya biaya rantai logistik dan kesulitan eksportir tidak lebih penting dari itu? 

Ini kondisi Desember 2020,

HARGA JASA PENUMPUKAN KONTAINER DI PELABUHAN SAJA  NAIK 3 KALI LIPAT.

       Dari surat edaran, pelayanan jasa penumpukan petikemas ekspor dan impor pd desember 2020 naik,

--- untuk kontainer 20feet dari Rp.17.500 per-box/day  menjadi Rp 42.500 per box/hari

--- untuk kontainer 40 feet, dari Rp.35.000 per-box/day untuk peti kemas isi 20' menjadi Rp 85.000.


SEMENTARA HARGA SEWA ATAU JUAL KONTAINER, NAIK HINGGA 6 KALI LIPAT, dan ini tentu sangat memberatkan utamanya bagi #Eksportir.

Apa berita diciduknya preman kecil begini ini akan bernilai jadi keberhasilan besar ? 

https://news.detik.com/berita/d-5602939/ini-tampang-koordinator-pungli-di-jict-tanjung-priok-yang-diringkus-polisi


https://bisnis.tempo.co/read/1412781/kelangkaan-kontainer-picu-biaya-logistik-naik-hingga-3-kali-lipat

https://www.cnbcindonesia.com/news/20210413140401-4-237512/tarif-petikemas-naik-pengusaha-ungkit-soal-presiden-jokowi

Baca Juga
Loading...