Pemerintahan Jokowi Sungguh Sangat Menginspirasi


Loading...

 


Tak bisa terbantahkan, Pemerintahan Jokowi sungguh sangat menginspirasi bagi seluruh warga. Begitu banyak pelajaran hidup yang bisa diambil. Beberapa di antaranya akan kita jabarkan seperti berikut ini ;


1. Keluarga harus kompak

Jika kekompakan Keluarga Cemara hanya ada di televisi, namun kekompakan Keluarga Jokowi ada di dunia nyata. 

Mulai dari mendirikan kerajaan bisnis yang (katanya) beromset triliunan. Hingga kompak jadi wali kota.

Kedua anak Jokowi pun kompak ngaku jika pencalonan mereka tidak dibantu sang bapak. Juga kompak membantah adanya politik dinasti.

Dan hebatnya, banyak pihak jadi ikutan kompak menutup mata, hati dan telinga.


2. Tak perlu pintar untuk jadi pejabat

Di era digital seperti sekarang, titel pendidikan itu sangat tidak penting. Jangan minder kalau nilai akademis jeblok.

Karena yang kita butuhkan saat ini adalah keberuntungan.

Salah satunya, beruntung sosok yang kita dukung berhasil jadi presiden.

Dampaknya, meskipun latar belakangnya pemain gitar ataupun buzzer, bisa menjabat komisaris di BUMN. 

Jangan malu jika belum ada pengalaman jadi komisaris. Karena Menteri BUMN akan rela mengajarinya. Kalau pun perusahaan merugi, yang menanggung bukan komisaris. Mereka tetap menikmati gaji dan fasilitas mewah.


3. Tak harus tamat kuliah jika ingin jadi profesor

Jika sebelumnya level profesor harus diperoleh dengan jalan panjang, kini ada jalan pintasnya.

Anda hanya butuh karya ilmiah yang isinya memuja-muji hasil kerja anda yang lalu, seperti menjual Indosat. Tidak mudah lho menjual sesuatu. 

Dan... Tak harus tamat kuliah lhoooo.....


4. Harus berani mengkritik diri sendiri

Dari kepemimpinan Pak Jokowi, ada poin penting yang bisa kita ambil pelajarannya. Yaitu berani mengkritik diri sendiri.

Apalagi jika ada kebijakan di periode pertama yang dirasa ngawur.

Mengkritik diri sendiri membutuhkan keberanian luar biasa. Terlebih keberanian untuk menebalkan muka.

Jangan lupa ditambah kata 'heran'. Contohnya, Pak Jokowi Heran Impor Beras Masih Banyak.

Atau bisa juga ditambah kata 'marah'. Contohnya, Pak Jokowi Marah, Banyak Infrastruktur Mangkrak.

.

.

Bismillah Komisaris

(Tulisan Kiriman Kang Satire)








Baca Juga
Loading...