Banyak Waktu Luang dan Tanpa Prestasi, Komisaris PT Pelni Ikut Serang Ketua BEM UI


Loading...

 


Sungguh apes nasib NKRI tercinta. Buzzer pemecah belah bangsa, malah dipercaya jadi komisaris di BUMN. Hasilnya, banyak waktu yang terbuang percuma hanya untuk menyerang orang yang dianggap berseberangan dengan pemerintah. 

Kang Dede salah satunya. Pria bernama asli Kristia Budiyarto yang ditunjuk jadi Komisaris Independen PT Pelni ini ikut menyerang Ketua BEM UI, Leon Alvinda Putra terkait meme The King of Lip Service.

Tak jauh beda dengan Ade Armando dan Denny Siregar, Kang Dede yang juga minim literasi ini menyerang Leon secara personal.

Lagi-lagi mengaitkan Leon dengan PKS dan Partai Demokrat yang notabene sebagai oposisi pemerintahan Jokowi.

"Mahasewa meme," sindir Kang Dede.

Dilanjutkan dengan postingan skrinsut twit Leon tahun 2019 yang berharap PKS dan PAN tetap teguh sebagai oposisi.

Disambung dengan skrinsut twit Leon di tahun 2013 yang diundang ke istana dan bertemu dengan Ani Yudhoyono.


Kang Dede terus memuat tulisan menyerang Leon secara pribadi. 

"GAGAL dgn isu TWK skrng gerombolan sakit hati lagi manfaatin anak-anak bau kencur buat nyerang pemerintah dgn alibi “kebebasan berpendapat”. Ndak akan berhasil, BASI," tulis Kang Dede.

Bahkan Kang Dede berani berspekulasi aksi hack yang melanda Leon dan kawan-kawan di BEM UI sebagai playing victim. Persis seperti kasus pegawai KPK.

"Sewaktu rame isu TWK KPK, bbrp orng yg tidak lolos, mengaku “ akun WhatsApp nya diretas…ehhh ini mahasiswa bau kencur baru bisa buat meme trus viral, katanya WhatsAppnya diretas. Pola “playing victim” MURAHAN dari senior yg diikuti Juniornya," sambungnya.
 


Begitulah kualitas komisaris di BUMN negeri tercinta ini. Bukannya bertanggungjawab mengurus perusahaan, malah memainkan jempolnya untuk membungkam demokrasi dengan cara licik.

Malangnya nasib negeri gemah ripah loh jinawi ini...


Baca Juga
Loading...