Tere Liye : Catat Baik-baik!!! Novel Baswedan Jauh Lebih Penting Dibanding Seluruh Buzzer Politik dan Akun Raksasa yang Tiap Hari Posting Soal Radikal


Loading...


Novel Baswedan dan penyidik2 KPK yg berhasil menangkapi Menteri, Gubernur, Ketum Parpol, Ketua MK, dll itu jauh lebih penting dibanding seluruh buzzer politik, seluruh akun2 raksasa dgn follower puluhan ribu yg setiap hari kerjanya memposting soal radikal, radikul--tapi sedetik pun tdk pernah membahas Menteri PDIP atau Menteri Gerindra yang ditangkap KPK.

Kumpulkan buzzer2 ini, juga akun2 raksasa tsb, kalikan 1000 sumbangsih mereka ke NKRI, tetap lebih penting posisi Novel Baswedan dan penyidik2 KPK lain yang berintegritas tinggi. 

Kalian benar2 telah tertipu oleh pembenci Novel Baswedan dan penyidik2 lain jika tidak melihat fakta tsb. 

Malah fokus pada narasi radikal, pro ini, pro itu, melindungi si ini, si itu. Perhatikan baik2, orang2 ini pernah sekali saja membahas Menteri PDIP dan Menteri Gerindra yg ditangkap KPK? 

Pernah mereka update status soal itu di akun medsos mereka? Silahkan cari sendiri jawaban atas pertanyaan sesederhana tsb.

KPK ini benar2 sedang dihancurkan, baik dari luar, pun dari dalam. Dengan berbagai cara. 

Dan duh Gusti, ada netizen yg malah puas, tertawa bahak senang melihat KPK semakin lemah, semakin tidak berdaya. Kalian ngimpi sekali jika berharap Indonesia bebas korupsi tanpa KPK yg kuat. Halu! 

Sama halu-nya saat ada orang yang bilang: 'hukum mati pelaku korupsi bansos, bencana alam.' Orang2 ini tidak melihat, betapa lemahnya kepemimpinan pemerintah dalam melawan korupsi. 

Saat trilyunan utang meroket sedang habis2an digunakan utk bansos, proyek2, dana desa, dll. 

Siapa yang akan memastikan uang itu bermanfaat? 

Koruptor bencana alam, bansos betulan di hukum mati?

Huahahahahaha.... 

*Tere Liye, penulis novel 'Negeri Para Bedebah'

Baca Juga
Loading...