Israel Posting Surat Al-Fil saat Bombardir Palestina


Loading...

  


Sebuah akun Twitter terverifikasi @IsraelArabic sempat mengutip sebuah ayat dari Alquran dalam cuitannya ketika menunjukkan foto pemboman di Gaza pada Selasa (18/5) malam waktu setempat.

Tweet tersebut menampilkan sebuah ayat dari Alquran Surat Al-Fil, yang menceritakan kisah tentang bagaimana Allah menghukum tentara pasukan gajah yang menyerang kota suci Makkah dengan mengirimkan sekawanan burung yang melempari tentara penyerang dengan batu dari tanah liat yang keras.

“Apakah kamu belum memikirkan, bagaimana Tuhanmu berurusan dengan teman-teman gajah?” kata tweet itu, mengutip ayat pertama surat itu, seperti dikutip dari Daily Sabah, Rabu (19/5).

"Ini adalah pengingat akan kemampuan Tuhan untuk mendukung mereka yang benar atas kebohongan, terutama karena Hamas adalah tangan Iran yang berusaha untuk menyulut wilayah tersebut," kata Israel dalam tweet lanjutannya, melabeli agresinya terhadap Palestina, yang telah menyebabkan puluhan warga sipil termasuk puluhan anak terbunuh sejauh ini, sebagai tindakan yang didukung oleh dewa.

Akun tersebut juga menambahkan dalam cuitannya bahwa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyerang 'target Hamas' di Gaza.

Cuitan tersebut telah memicu kemarahan banyak pengguna di Twitter, karena tindakan tersebut dianggap telah melecehkan Al-Quran untuk membenarkan tindakan pasukan Israel membombardir Gaza.

"Penodaan Agama dan Sifat Tidak Berperasaan Yang Tertinggi," kata ulama terkemuka Dr Yasir Qadhi, seperti dikutip dari Memo.

"Ini adalah ejekan yang menodai Alquran, dan kehidupan manusia," tambahnya mengecam apa yang dikatakan banyak orang sebagai upaya Israel untuk menjebak seluruh dunia Muslim.

Namun ketika ditelusuri cuitan tersebut saat ini tampaknya telah dihapus.

Tentara Israel telah melancarkan serangan gencar di Gaza sejak 10 Mei , menewaskan sedikitnya 212 warga Palestina, termasuk 61 anak-anak dan 35 wanita, dan melukai 1.400 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.

Dalam serangan membabi buta baru-baru ini, Israel juga menargetkan pers dan jurnalis Turki, menuai kecaman dari lembaga pers di seluruh dunia.

Serangan udara di Gaza didahului oleh ketegangan selama berhari-hari dan agresi Israel di Yerusalem Timur yang diduduki, di mana ratusan warga Palestina diserang oleh pasukan Israel di Masjid Al-Aqsa dan di lingkungan Sheikh Jarrah. (rm)

Baca Juga
Loading...