Sejahterakan Petani di Ngawi, Warga : Pak Anies, Anda Tak Pantas Jadi Gubernur, Seharusnya Jadi Presiden!


Loading...

 


Demi menjaga pasokan beras di DKI Jakarta, Anies Baswedan keliling Jawa untuk melakukan kerjasama dengan petani lokal. Kerjasama tersebut juga menjamin kesejahteraan petani yang selama ini dihantui impor beras.

Kali ini Anies melakukan kunjungan ke Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Didampingi Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Anies langsung blusukan ke Dusun Alas Pecah.

Kebijakan Anies Baswedan tersebut pendapat apresiasi dari warga. Bahkan banyak yang mendoakannya agar segera menjadi orang nomor satu di Indonesia.

"Anda sdh tak pantas lagi jadi gudbener pak Anies.... anda lebih pantas jdi presiden... mdh2an di 2024 anda di taqdirkan bisa jadi RI-1 sehingga bisa menciptakan terobosan2 baru dlm rangka memperbaiki pertanian kita yg bisa mensejahterakan para petani2 didlm negeri," tulis O'ong Kacong.

"Kemarin dg cilacap sekarang dg ngawi, hal menunjukkan bahwa stok beras Indonesia melimpah, dan tidak perlu impor... Mantap, semoga daerah lain semangat utk bertani...," balas Yudho Adhyanto.

"Masya Allah Pak Anies,Semoga Sehat selalu dan di Berkahi Allah. Pemda DKI banyak bekerja sama dengan para petani di daerah sehingga mereka tidak bingung memasarkan hasil pertanian mereka. Semoga petani bisa sejahtera hidup nya dan semoga semakin banyak dibuat kerja sama dengan sektor2 pertanian lain nya. Cintai produksi dalam negri, jauhi import," sambut Umi Bralink.

"Masya Allah solusi cerdas untuk petani dan konsumen. Ini yg harus Bulog lakukan juga. Membeli hasil panen pentani dg harga pantas. Kalau kurang pasokan baru impor," komentar Asep Mulyana.



Sebelumnya di fanspage resmi, dijabarkan kegiatan Anies Baswedan saat berkunjung ke Jawa Timur.

Alhamdulillah, Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Food Station Tjipinang Jaya menggandeng Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Daya Tani Sembada dan Kelompok Tani Sido Rukun Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi guna memperluas cakupan serapan gabah untuk pasokan beras di Jakarta.

Hari ini kami menandatangani perjanjian kerja sama Resi Gudang (Warehouse Receipt System) antara Pemprov DKI Jakarta dengan Pemkab Ngawi yang diwakili Bupati Ngawi Ony Anwar dan disaksikan langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa beserta jajaran Food Station, Daya Tani Sembada dan Kelompok Tani Sido Rukun di Balai Desa Geneng, Dusun Alas Pecah, Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi.

Pada umumnya saat panen raya gabah kering panen dihargai sangat rendah. Dengan kerjasama sistem resi gudang, Food Station sebagai pengelola akan membantu menjadi stand by buyer dengan harga yang baik sehingga para petani tidak perlu susah-susah mencari pembeli. Dan petani tak perlu buru-buru menjual harga gabah mereka dengan harga rendah, melainkan dapat menyimpannya terlebih dahulu meningkatkan kualitas sehingga harganya juga akan stabil.

Selain itu dengan menyimpannya di resi gudang petani juga bisa memanfaatkan sebagai jaminan untuk mengambil pinjaman dari lembaga keuangan untuk pembiayaan musim tanam berikutnya. Dengan sistem resi gudang kita bisa menyimpan rata- rata 600 ton, target tahun 2021 sebanyak 1.000 ton.

Atas nama warga Jakarta kami sampaikan terima kasih dan apresiasi atas kerjasama yang baik ini. Tujuan dari kerjasama ini adalah pertama, kebutuhan pangan di Jakarta terpenuhi dengan baik, kedua, para petani memiliki sistem kerja yang memungkinkan mereka meningkatkan kesejahteraannya, sehingga petani kita tidak terus menjadi yang paling akhir menikmati nilai tambah dari kegiatan produksi beras.

Jakarta memiliki ketergantungan yang amat tinggi kepada produk pertanian dari luar Jakarta dan kami tidak ingin hanya menerima berasnya saja tetapi tak memikirkan kesejahteraan petaninya.

Kerjasama antar daerah ini merupakan bagian dari amanat konstitusi untuk menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Jakarta sebagai kota penyumbang perekonomian terbesar memberikan manfaat bagi daerah lain khususnya peningkatan kesejahteraan petani.

Dengan sistem kerjasama yang dijalankan Foodstation seperti contract farming dan resi gudang kita memastikan bahwa petani bisa mendapatkan manfaat yang makin baik dan besar sehingga lebih sejahtera. Ini bentuk ucapan terima kasih kami, balas budi kepada para petani yang sudah menyiapkan pangan bagi kami yang tinggal di perkotaan.

Baca Juga
Loading...