Anies Cepat Tanggap Revitalisasi Kampung Kwitang, Buzzer Ngamuk : Uang Rakyat Cuma Dihabisin Buat Sesama Kadrun!!!


Loading...
Kampung kwitang

Kebakaran di Jalan Kembang V, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (13/3) lalu mengakibatkan sekitar 20 rumah terbakar. Gubernur Anies Baswedan pun bergerak cepat. Dan pada Rabu (31/3), Anies sudah meletakkan batu pertama revitalisasi Kampung Kwitang.

Namun gerak cepat Anies malah membuat buzzer ngamuk. 

"Uang rakyat cuma dihabisin buat sesama kadrun!!!," tulis Robet Sihombing.

"Sekali kadrun, tetap kadrun. Bikin rugi negara aja," sambut Napospos.

Sementara itu, dalam tulisan di akun resmi, Anies Baswedan menargetkan revitalisasi selesai sebelum Idul Fitri 2021.

Alhamdulillah, hari ini kita mulai meletakkan batu pertama revitalisasi Kampung Kwitang, Jakarta Pusat, setelah mengalami kebakaran pada Sabtu (13/3) lalu.

Akibat musibah kebakaran, kita menyaksikan keluarga-keluarga yang kehilangan tempat tinggal, harta benda, tetapi kita semua tahu yang hilang adalah barang, yang Insya Allah nantinya bisa mendapatkan ganti yang lebih baik. 

Hari ini kita bisa lihat bersama hasil rancangan rumah yang lebih baik, kawasan dengan fasilitas yang lebih lengkap, dan bisa menjadi pemukiman yang jauh lebih nyaman dan sehat dibanding sebelum terjadinya musibah tersebut.

Perencanaan revitalisasi Kampung Kwitang ini adalah hasil kolaborasi Pemprov DKI Jakarta  bersama berbagai pihak yang merespon cepat pascakebakaran. Para korban yang terdampak akan segera mendapatkan bantuan secara bertahap terkait 27 unit hunian baru yang direvitalisasi.

Apresiasi atas kerja cepat dari Baznas Bazis, Pemerintah Kota Adm. Jakarta Pusat, Aetra, juga pihak swasta, Intiland dan para tokoh masyarakat. Ini merupakan kolaborasi yang harus kita kembangkan di berbagai tempat lainnya. Ketika ada saudara-saudara kita mengalami kesulitan seperti sekarang, maka masing-masing kita harus turun tangan.

Lokasi kebakaran berdekatan dengan Masjid Ar-Riyadh yang bersejarah dan lokasi pemakaman Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi. Karenanya Insyaallah tempat ini bisa menjadi lokasi percontohan sebuah kampung yang hidup beraktivitas dengan mendasarkan pada nilai-nilai yang diyakini, yang dijaga dengan baik di wilayah ini.

Proses pembangunan harus “on schedule, on budgeting, serta on quality” dan ditargetkan selesai sebelum IdulFitri. Kepada yang ibu/ bapak yang bekerja kami sampaikan terima kasih, semoga proses pengerjaan segera tuntas, InsyaAllah semuanya bisa merasakan kebaruan saat merayakan IdulFitri di sini.

Baca Juga
Loading...