Jokowi : PPKM Tak Efektif, Airlangga : PPKM Efektif, Rakyat : Bingung...


Loading...


Menko Perekonomian Airlangga Hartarto klaim Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menuai hasil positif. Setidaknya ada tiga provinsi yang diklaim membaik setelah kebijakan PPKM diberlakukan. 

"Kemarin dari data PPKM terlihat beberapa provinsi mengalami perbaikan DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta," kata Airlangga usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (3/2/2021). 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengeluhkan PPKM tidak efektif. Menurut dia, mobilitas masih tinggi dan kasus tidak turun. 

Klaim Airlangga soal PPKM efektif berdasar jumlah kabupaten/kota berstatus Corona menurun pada zona merah dari 92 menjadi 63 kabupaten/kota. Total 98 kabupaten/kota di Jawa-Bali melangsungkan PPKM hingga 8 Februari. 

"Ini penurunan dari 92. Dari kabupaten/kota (zona orange) dari 363 ke 332. Kemudian ada beberapa yang tetap secara nasional," kata Airlangga. Airlangga mengatakan, mobilitas masyarakat menurun selama PPKM. 

Akan tetapi, mobilitas perkantoran dan pemukiman masih tinggi sehingga menjadi atensi di masa depan.

 Di saat yang sama, pemerintah akan mengoptimalisasi penerapan PPKM dengan pendekatan mikro sesuai instruksi Presiden Jokowi. Penerapan pun bisa sampai ke tingkat lokal seperti RT/RW, kampung hingga pelibatan Satgas pusat. 

Mereka pun akan menyertakan Babinsa, Babinkamtimbas, Satpol PP, operasi yustisi TNI/Polri ini dilakukan bukan hanya untuk penegakan hukum, tapi juga untuk melakukan tracing. 

"Pemerintah tentu akan memperhatikan kebutuhan masyarakat lewat operasi yang bersifat mikro. Dan tentu lingkup ini akan dievaluasi secara dinamis, dan pemerintah akan mengkonsentrasikan pada 98 daerah yang saat sekarang melaksanakan pembatasan kegiatan masyarakat," kata Airlangga.

Loading...