Hasil Riset Luar Biasa, Ini 9 Fakta Tentang Covid-19 yang Hanya Ada di Indonesia


Loading...


Saya telah menyelesaikan riset luar biasa, dan berikut kesimpulannya:


1. Virus Covid-19 tidak menyebar siang hari hingga pukul 19.00 malam. Setelah pukul 19.00 hingga matahari terbit, virus ini baru menyebar. 


2. Virus Covid-19 tidak menyebar Senin s/d Jum'at. Tidak. Sabtu dan Minggu baru menyebar.


3. Di acara2 ulang tahun orang kaya, pesta-pesta, hotel2, virus ini tidak menyebar. Tapi di kampung2, gang2, menyebar sangat berbahaya.


4. Virus ini juga tidak menyebar di acara2 yang diadakan aparat penegak hukum. Misal main futsal, boleh, sepanjang ada aparat hukum di sana. Kalau anak2 kampung main futsal, tentu sangat menyebar, berbahaya. Apalagi PILKADA. Covid-19 yg malah takut sama Pilkada.


5. Cara terbaik mengatasi virus ini adalah dengan akronim. Misal PSBB, PPKM. Virus ini takut dengan istilah2 seperti ini. Lockdown? Tidak mempan. Harus pakai istilah yang lucu2. Misal 'Jateng Di Rumah Saja', atau 'Kaltim Silent', atau 'Kaltim Steril'


6. Saat masa2 penularan awal yang sangat menentukan, cara terbaik mengatasinya adalah beri promo tiket pesawat, suruh influencer promosi, dll. Semua warga negara asing boleh datang ke sini. Termasuk yang dari China, tempat meletusnya virus ini pertama kali.


7. Virus Covid-19 tidak akan tahan di iklim tropis. Itu sudah sejak lama telah dibuktikan. 


8. Virus Covid-19 harus dipeluk erat. Ini jelas adalah solusi yang sangat baik. Berdamai. Sama seperti di jalanan, berdamai dengan petugas juga bisa jadi solusi. 


9. Terakhir, riset saya membuktikan, saat sedang panik, angka2 tambah buruk, menyalahkan rakyat adalah solusi sangat penting. Ini salah mereka semua.


Demikian. Sementara soal penegakan hukum yang adil tentang protokol kesehatan. Atau segera percepat vaksinisasi, itu bukan solusi. Sudah berminggu2 sejak menyuntik pertama kali, bahkan sejuta pun belum genap yg divaksin di negeri ini. Karena itu memang bukan solusi. Butuh 9-10 tahun lagi baru selesai vaksin dengan kecepatan sekarang.


9-10 tahun berlalu. Saat kita akhirnya selesai vaksin. Anak2 di negara lain sudah lama masuk sekolah fisik, lulus, wisuda kuliah. Anak2 kita masiiih saja sekolah online. Demikian.


*Tere Liye, penulis novel "PULANG", "PERGI", dan buku berikutnya berjudul "MUDIK", karena kita tahu semua, Pulang dan Mudik itu memang berbeda.

Loading...