FPPJ : DPRD Jakarta Ganggu Anies yang Tengah Berusaha Membahagiakan Warganya


Loading...

  


DPRD DKI Jakarta dinilai telah mengganggu kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang tengah berupaya merealisasikan tagline "Maju Kotanya, Bahagia Bahagia Warganya".


Pasalnya para politisi Kebon Sirih itu telah menolak 3 calon Walikota Jakarta Selatan dan Jakarta Utara yang disodorkan Anies pekan lalu.


Demikian penegasan Ketua Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ), Endriansah, melalui keterangannya, Rabu (10/2).


"Penolakan tiga calon walikota sama saja DPRD telah mengganggu upaya gubernur membahagiakan warganya," ucap Endriansah.


Endriansah mengatakan, dengan penolakan calon Walikota Jakarta Selatan, misalnya, maka Pemkot Jakarta Selatan akan lebih lama lagi dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Walikota yang saat ini dipegang Isnawa Adji.


Ia mengaku khawatir, jika jabatan yang telah ditinggalkan kosong dan dipegang oleh Plt akan mengganggu kinerja Pemkot Jakarta Selatan.


"Harus cepat ada walikota definitif, karena akan mengganggu pelayanan publik,” tegas Endriansah, dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.


Menurutnya, Plt juga sering kali merasa tidak yakin untuk mengambil kebijakan. Karena mereka merasa bukanlah pejabat definitif.


“Plt kurang kuat powernya. Ujung-ujungnya pelayanan warga terkendala," tutup Endriansah.


DPRD DKI Jakarta dikabarkan telah menolak 3 iga nama yang diusulkan Gubernur Anies Baswedan untuk mengisi jabatan Walikota Jakarta Selatan yang kosong dan Walikota Jakarta Utara yang akan kosong.


Ketiga nama yang ditolak untuk menduduki jabatan Walikota Jaksel adalah Yani Wahyu Purwoko yang saat ini menjabat Wakil Walikota Jakarta Barat, dan Isnawa Adji yang saat ini menjabat sebagai Plt Walikota Jaksel.


Sedang calon Walikota Jakarta Utara yang diusulkan Anies dan ditolak DPRD adalah Ali Maulana Hakim yang saat ini menjabat sebagai Wakil Walikota Jakarta Utara. (rmol)

Loading...