Tukang Parkir dan Pengangguran Diajak Demo HRS, Cuma Dikasi Nasi Bungkus Pakai Kuah dan 2 Cabai Rawit


Loading...

 


Massa dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Jakarta beraksi di Polda Metro Jaya, Jakarta. Mereka mendukung polisi mengusut kasus yang menjerat Habib Rizieq Shihab.

Dari amatan wartawan, meski menggunakan label Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Jakarta, namun rata-rata pendemo berusia 40 tahun ke atas. Bahkan banyak yang terlihat seperti kakek-kakek.

Usut punya usut, dari keterangan seorang pendemo, Joko (nama samaran), tukang parkir dan pengangguran direkrut supaya meramaikan demo.

"Aku tadi diajak ikut demo bang sama kawanku yang kerjanya juru parkir liar. Lumayan dapat uang rokok," terang Joko yang pengangguran.

Jika Joko bersyukur dapat 'orderan' demo, beda lagi keterangan Andi (nama samaran). Andi yang awalnya dijanjikan uang transport dan nasi bungkus terlihat emosi.

Ternyata nasi bungkus yang ingin dinikmatinya hanya berisi kuah dan 2 cabai rawit.

"Emosi kali aku bang. Udah capek-capek ikut demo. Dikasi nasi bungkus isinya cuma kuah sama cabai rawit. Gak ada minumnya pulak lagi," kata Andi dengan logat Medan.

Sementara itu, Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan telah menerima permohonan praperadilan atas penetapan tersangka atas nama Habib Rizieq Shihab. 

Humas PN Jakarta Selatan, Suharno mengatakan, pihaknya telah menerima permohonan praperadilan pada Selasa 15 Desember 2020.

Praperadilan diajukan oleh tim kuasa hukum Habib Rizieq Shihab untuk menguji sah atau tidaknya penetapan tersangka.

"Yang mana tersangka diduga melakukan tindak pidana sebagaimana dalam Pasal 160 KUHP dan atau 93 UU RI Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantina Kesehatan dan Pasal 216 KUHP. Untuk saat ini baru atas nama pemohon Muhammad Rizieq Shihab," kata Suharno saat dihubungi iNews.id, Rabu (16/12/2020).

Setelah mendaftarkan kemarin, PN Jaksel menentukan hakim praperadilan dan panitera. Sidang akan dipimpin oleh Hakim Ahmad Sayuti dan Panitera Agustinus Endro.

"Waktu belum karena baru penentuan hakim. Penetapan sidang belum diagendakan oleh hakim sidang," pungkasnya. (okz)



Baca Juga
Loading...