Sedih... 'Mahasiswa Palsu' Pendemo HRS : Dikasi Amplop, Isinya Kertas Ucapan Terima Kasih


Loading...

 

Salah satu pendemo yang kabur saat dikejar mahasiswa.

Video aksi mahasiswa palsu yang demo menolak Habib Rizieq Shihab di Banda Aceh tersebar di media sosial. Terlihat dengan jelas wajah-wajah berusia di atas 40-an tahun memakai jaket almamater berlari ketakutan saat mahasiswa asli membubarkan demo.

Wartawan kami berhasil mewawancarai salah satu pendemo beberapa jam usai 'acara' kejar-kejaran.

 Sebut saja namanya Wati. Wanita paruh baya ini sejatinya 'bekerja' sebagai pengemis yang kerap mangkal di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.

Wati langsung setuju saat ditawari ikutan demo dengan iming-iming uang Rp150ribu. Ia sebelumnya tidak tahu, siapa yang akan didemo.

Ia dan kawan-kawannya diberi jaket almamater tanpa logo kampus dan masker. 

Sebenarnya, saat tahu akan mendemo HRS, Wati sudah mau balik kanan. Namun bayangan uang Rp150ribu terbang melayang, mengurungkan niatnya.

"Saya sudah mau pulang. Tapi kok rasanya sayang, uang Rp150ribu dilepas begitu saja," katanya dengan logat khas.

Wati tak menyangka, aksinya mendapat penolakan dari warga Banda Aceh dan mahasiswa. Ia pun tunggang langgang menyelamatkan diri.

Yang lebih mirisnya, honor demo yang dijanjikan tak seperti yang dibayangkan. 

"Kami didatangi tiga pria berpakaian hitam. Lalu memberikan amplop yang sudah direkatkan. Dan mereka langsung buru-buru pergi," sambung Wati.

"Saat kami buka, isinya hanya kertas bertuliskan terima kasih," keluhnya sambil menatap ke arah jalan raya. Dengan tatapan kosong.

"Ya sudah lah. Mungkin ini akibat terlalu serakah. Gara-gara uang, kami tega mendemo keturunan Rasulullah," ujarnya. (wbc)


Baca Juga
Loading...