Hampir 50 Persen Tetangga Menolak Coblos Gibran


Loading...

 


Sebanyak 30 persen lebih pemilih di tempat pemungutan suara (TPS) Gibran, TPS 22 Manahan Solo, tidak hadir. Berdasarkan hasil penghitungan suara di TPS tersebut, dari 314 daftar pemilih tetap (DPT) yang tercatat, hanya tercatat 208 pemilih yang menyalurkan hak suaranya pada Rabu (9/12/2020).


Dengan demikian, sebanyak 106 pemilih tidak hadir mencoblos. Sementara untuk perolehan suara, pasangan calon (Paslon) dari PDIP, Gibran-Teguh unggul dengan mendulang suara sebanyak 171 suara.


Kemudian Paslon 2 dari jalur independen, Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) hanya mendapatkan perolehan 24 suara. Sedangkan 13 surat suara dinyatakan tidak sah.


Ketua KPPS TPS 8 Manahan, Toto Suranto menyebutkan, beberapa hal menjadi penyebab ratusan pemilih di TPS Gibran tersebut tidak hadir saat pemungutan suara.


“Iya kalau di TPS ini tingkat partisipasinya menurun jika dibandingkan dengan pemilu sebelumnya. Mungkin karena pandemi covid-19. Selain itu, dari 106 pemilih yang tidak hadir, 50 persen diantaranya merupakan perantau. Jadi mereka tidak pulang,” ujarnya.


Toto menambahkan, seluruh sarana dan prasarana untuk menerapkan protokol kesehatan sudah disiapkan sebelumnya.


“Mulai dari hand sanitizer, thermogun, hand soap dan juga masker. Kita sudah siapkan itu, sarung tangan juga. Yang pasti tidak ada pemilih di TPS ini yang menjalani isolasi mandiri,” tegasnya. (js)

Baca Juga
Loading...