Viral! Pendapat Pastor Katolik Tentang HRS dan Ormas yang Suka Salawatan di Gereja


Loading...

 


Teman aku yg juga pastor pernah merasa terganggu dg toleransi macam film the santri, menurutnya kebebasan beribadah hanya ada jika umat A mengajarkan agama A, bukan shalawat di gereja seakan2 mereka memaksakan yg kristen masuk islam. Aku mendengarnya malah tersenyum .........


Aku berkata, betul, itulah kenapa saya menolak adanya acara beri tumpeng makanan ke gereja disaat beribadah hari minggu karena akan menganggu mereka yg khusu, dan temanku yg pastor malah menyetujui. Intinya toleransi yg dia mau adalah yg katolik beribadah dg katolik


Saya pun setuju, tapi saya berkata :" entar aku dibilang intoleransi, radikal, anti pancasila lagi" temanku yg pastor berkata:" biarkan saja mereka, mereka terlalu bodoh membedakan mana toleransi dan tidak" πŸ˜‚.


Saya tanya Masalah FPI, teman aku menghormatinya, karena tak ada masalah dengan mereka, mereka tak pernah masuk ke gereja disaat beribadah dihari minggu dg baca shalawat, kemudian mereka membantu juga kalau bersih2 lingkungan diluar hari Jumat dan Minggu (Senin sampai kamis).


Bincang2nya masih panjang neh, temanku pastor paham kenapa ada kalimat agama islam itu memaksa, karena sikap toleransi yg salah itulah membuat agama islam menjadi rusak, akupun menyetujuinya, dia terus berkata keluar negeri tak ada umat islam masuk gereja kemudian shalawat


Bahkan negara yang mayoritas islam tak ada didalam gereja baca shalawat didalam gereja, inilah yg menganggu kami2 umat katolik, mungkin ada sebagian umat katolik tak setuju dg pendapat saya, tapi temanku yg pastor melanjutkan lagi, bahwa itu lumrah karena sebagian ada yg bodoh


Ketika saya tanya masalah HRS, dia berkata, sikapnya netral, ketika aku berkata revolusi Akhlaq, dia seperti menyukai masalah revolusi, termasuk masalah toleransi yg salah, dia berkata bahwa orde baru dalam hal toleransi lebih baik drpd era Jokowi.


Jadi kesimpulan dari aku mengenai teman aku ini dia mau toleransi seperti ini : Islam urus masalah Islam, Katolik urus masalah Katolik. Bukan lompat pagar. Dia berkata lagi bahwa iya percaya islam bukan agama memaksa, yg memaksa itu manusia yg sok toleransi membawa ajaran islam


Kemudian saya tanya masalah minoritas yg katanya ditindas, teman pastorku berkata:" saya jadi pastor bisa punya rumah mewah, mobil mewah dll, apakah saya ditindas, anda lihat Stephen Tong atau pendeta lain bisa ceramah dimana2 dg umat lain, apakah saya dilarang beribadah, nonsens


Aku tertawa juga 😁, sepertinya teman aku ini lagi nyindir orang2 minoritas bodoh πŸ˜…


Perkataan temanku ada benarnya, coba siapa yg melarang Tong berkhotbah.


Bahkan ada khotbah Gilbert Lumoindong, terus dimana yah yg namanya minoritas ditindas, khotbah saja mereka bisa 😁

Loading...

Posting Komentar

0 Komentar