Proyek Kereta Cepat di Thailand Lebih Panjang dan Lebih Murah dari Indonesia


Loading...


 Tiongkok segera membangun jaringan kereta api berkecepatan tinggi di Thailand dengan rute yang lebih panjang daripada proyek yang sama di jalur Jakarta-Bandung. Penandatanganan kerja sama antarkeduanya telah dilakukan di Thailand pada pekan lalu. 

Media Tiongkok, Senin (2/11), mengutip pernyataan Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha bahwa proyek tersebut membantu peningkatan infras

Dia merasa yakin proyek tersebut juga akan membantu Thailand dalam upaya mewujudkan pusat transportasi logistik di kawasan Asia Tenggara sehingga akan banyak memberikan kesempatan meningkatnya investasi asing, pariwisata, dan perdagangan. 

Naskah kontrak yang melibatkan tiga pihak, yakni State Railway of Thailand, Tiongkok Railway International Co, dan Tiongkok Railway Design Corporation itu mencakup pembangunan sistem perkeretaapian, kelistrikan, persinyalan dan komunikasi, pembelian rangkaian kereta api cepat, pelatihan personel, pengoperasian, pemeliharaan, dan transfer teknologi. 

Ketiga pihak akan membangun jaringan kereta api cepat di jalur utama wilayah timurlaut Thailand yang menghubungkan Bangkok dengan Nakhon Ratchasima sepanjang 253 kilometer. 

Jaringan kereta api cepat Bangkok-Nakhon Ratchasima tersebut lebih panjang dan lebih murah daripada proyek yang dibangun Tiongkok di jalur Jakarta-Bandung sepanjang 142,3 kilometer. 

Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) mencatat biaya total proyek kereta cepat Jakarta-Bandung mencapai US$ 6,017 miliar atau setara Rp 81,23 triliun. Angka ini sedikit meningkat dari total biaya yang diketahui sebelumnya yaitu US$ 5,99 miliar atau setara Rp 80,86 triliun.

Sementara kereta cepat Thailand, menghabiskan biaya mencapai US$ 1,58 miliar termasuk biaya pembelian rel kereta, sistem pelistrikan, mesin, serta termasuk pengadaan kereta dan pelatihan kereta.


 (ant/dil/jpnn)

Loading...

Posting Komentar

0 Komentar