IMM Tolak Kedatangan HRS ke Medan, Warga Ngamuk!


Loading...

 


Penolakan Ketua Umum DPD IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) Sumut, Zulham Hidayah terhadap kedatangan Habib Rizieq Shihab ke Kota Medan mendapat perlawanan dari warga. 


"Ormas mana pulak yang melarang itu? Kalau Habib Rizieq mau ke Medan, kami sambut dengan meriah," ujar Kamal (40), warga Medan yang berprofesi sebagai supir.


Kamal beralasan, saat demo penolakan Omnibus Law, ribuan massa berkumpul. Tapi tak satu pun yang kena Covid-19.


"Kemarin ada demo besar, tapi kutengok angka Covid di Medan malah turun. Macammana pulak itu?," sambung Kamal lagi.


Senada dengan Kamal, Surya juga akan menyambut kedatangan Imam Besar ke Medan.


"Pilkada saja lanjut terus, masak Habib Rizieq mau datang ditolak? Logikanya di mana," ujarnya dengan nada kesal.


Di media sosial pun diwarnai pro kontra penolakan Habib Rizieq di Medan. Masing-masing warganet mengemukakan alasannya.


Sementara itu, menurutnya Ketua DPD IMM Zulham, kehadiran Habib Rizieq berpotensi mengakibatkan kerumunan dan menjadikan klaster baru penyebaran Covid-19 di Kota Medan.


“Saat ini pasien Covid-19 di Kota Medan angkanya masih tinggi dan terus bertambah. Habib Rizieq kalau datang berpotensi menambah klaster baru Covid-19. Dan itu mengkhawatirkan” jelasnya.


Ia juga menyampaikan apa yang terjadi di DKI Jakarta beberapa waktu lalu harusnya menjadi pelajaran bagi semua masyarakat terutama Habib Rizieq.


“Kemarin Habib Rizieq ketika tiba di Bandara Soekarno Hatta menghadirkan kerumunan orang tanpa protokol kesehatan. Beberapa waktu berikutnya ia kemudian merayakan Maulid Nabi tanpa protokol kesehatan. Jelas hal ini membahayakan banyak orang karena Covid-19 kian tidak terbendung” ungkapnya.


Zulham juga menolak kehadiran Habib Rizieq di Kota Medan. Sebab kata zulham dari informasi yang beredar Habib Rizieq menjadwalkan kunjungan ke Medan dalam waktu dekat.


Kalau memang beliau tetap datang, lanjutnya, Kepolisian diharapkan melakukan pengawasan dengan ketat dan atau melakukan tindakan sesuai hukum bila berpotensi melanggar protokol kesehatan


“Semua harus menjaga dan mementingkan kesehatan masyarakat. Termasuk Habib Rizieq,” tutup Zulham. (pos)

Loading...

Posting Komentar

0 Komentar