Foto Mahathir Jadi Bahan Hoax Diskreditkan Pendidikan Islam di Indonesia


Loading...

 Setelah ramai penurunan serta penolakan HRS, ternyata kaum sebelah masih juga belum puas memainkan hoax disertai ujaran kebencian terhadap umat Muslim di Indonesia.


Bahkan baru-baru ini, mereka menggunakan foto Mahathir Mohamad untuk mendiskreditkan pendidikan agama Islam di Indonesia.


”PELAN-PELAN anak-anak sekolah negeri di Indonesia akan tertinggal dalam penguasaan sains. umurnya habis untuk menghafal ayat-ayat dan doa, belajar soal haram, dosa, bidadari, menghitung pahala, mencari dalil, memikirkan akerat. Setelah kalah bersaing lalu memusuhi pemerintah dan mendirikan negara syariah sebagai solusi semuanya (Mahatir Muhammad),” begitu bunyi tulisan yang dilengkapi foto Mahathir sedang berpidato.


Banyak warganet Indonesia yang memercayai informasi itu. Terutama warganet siluman. Padahal, bentuknya hanya tulisan pendek yang tidak dilengkapi sumber resmi. 


Mirisnya lagi, postingan hoax tersebut dijadikan bahan ejekan bagi warganet 'lompat pagar'.


Contohnya, pemilik akun Facebook Agus Koesnara Sam yang ikut menyebarkan ulang kemarin (22/11). ”Trims datuk telah mengingatkan kami,” tulis akun tersebut (bit.do/KritikMahatir).


Memanfaatkan situs padanan gambar, foto perdana menteri ke-4 dan ke-7 Malaysia itu tidak terkait dengan pembicaraan tentang Indonesia. Foto tersebut merupakan hasil jepretan fotografer Reuters Lai Seng Sin di acara konferensi minyak dan gas pada 2019.


”Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad berbicara dalam upacara pembukaan Konferensi Minyak & Gas Asia ke-20 di Kuala Lumpur, Malaysia, 24 Juni 2019,” begitu keterangan yang ditulis Lai Seng Sin. Anda dapat melihat versi asli foto itu di bit.do/Konferensi2019. (jp)

Loading...