Alhamdulillah... Pertama Sejak 200 Tahun, Masjid Berdiri di Athena Yunani


Loading...

 


Setelah 200 tahun masjid pertama di kota Athena, Yunani, dibuka secara resmi untuk jemaah. Momen bersejarah itu ditandai dengan pelaksanaan ibadah Salat Jumat pada 6 November kemarin.


Sejak penaklukkan Kekaisaran Ottoman di Yunani pada 1833, kota Athena belum memiliki masjid. Padahal banyak Muslim dari berbagai negara termasuk Pakistan, Suriah, Afghanistan dan Bangladesh yang tinggal di kota terbesar Yunani itu.


Usulan pembangunan masjid pertama di Athena baru muncul pada 2002. Pembangunan sempat tertunda selama 14 tahun disebabkan penolakan dari populasi yang mayoritas Kristen Ortodoks dan nasionalis, ditambah birokrasi yang lamban, serta krisis keuangan selama satu dekade.


Parlemen Yunani akhirnya menyetujui pembangunan konstruksi masjid Athena pada Agustus 2016.


Tonggak perkembangan Islam di Yunani

Pembangunan masjid yang terletak di kawasan industri utama ibu kota dimaksudkan untuk menyediakan tempat ibadah resmi bagi komunitas Muslim kota, yang sebagian besar terdiri dari para pendatang dan pengunjung.


Umumnya, umat Muslim di Athena menggunakan ruang salat informal yang didirikan di tempat-tempat seperti toko dan ruang bawah tanah yang tidak terpakai, yang terkadang menimbulkan ketegangan dan protes dari penduduk setempat lainnya.


"Selama ini kami salat di (ruang) bawah tanah. Ini adalah hari yang luar biasa bagi kami," kata Anna Stamou, perwakilan dari Asosiasi Muslim Yunani dikutip dari AP, Sabtu (7/11/2020).


"Banyak kekurangan dan masalah yang harus diselesaikan, termasuk kapasitas yang kecil, tetapi ini adalah awal yang sangat solid," ujarnya.


Kapasitas Masjid Athena masih terbilang belum mencukupi

Stamou memperkirakan populasi Muslim Athena sekitar setengah juta orang, sedangkan kapasitas masjid Athena hanya bisa menampung 300 jemaah pria dan 50 jemaah perempuan.


"Tapi ini seperti fondasi simbolis dan pendirian yang resmi," ucapnya.


Pemerintah Yunani saat ini memberlakukan pembatasan jumlah orang di semua tempat di tengah pandemi Covid-19. (ins)

Loading...

Posting Komentar

0 Komentar