Sebut Polisi An**ng, Buruh Ini Diancam 6 Tahun Bui dan Denda Rp1 M


Loading...

 Polres Sukabumi Kota menangkap RRM (28), pembuat video yang diduga berisi ujaran kebenciaan terhadap Kepolisian Republik Indonesia (Polri).


Video yang dibuat warga Desa Cipurut, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi saat ikut serta demonstrasi di Patung Kuda Jakarta, Selasa (13/10/2020) sempat viral pada media sosial (medsos).


''Dalam swavideo itu, tersangka mengatakan ' polisi a****g' secara berulang-ulang sambil mengacungkan jari tengah tangan kanannya,'' kata Kepala Polres Sukabumi Kota AKBP Sumarni dalam keterangan tertulis diterima Kompas.com Sabtu (17/10/2020).


Dia menuturkan video dugaan ujaran kebencian kepada polisi itu viral di media sosial setelah dibagikan tersangka kepada teman-temannya di Sukabumi.


Berdasarkan video viral itu, Polres Sukabumi Kota menyelidiki. Akhirnya, pembuat video yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas berhasil ditangkap di rumahnya bersama beberapa saksi.


''Tersangka juga mengakui perbuatannya, dan saat ini kasusnya ditangani Satuan Reskrim Polres Sukabumi Kota untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,'' tutur Sumarni.


Polisi telah menyita barang bukti dari tersangka RRM yaitu satu unit handphone yang digunakan tersangka untuk membuat video dan menyebarkan video.


Atas perbuatannya, lanjut Sumarni, tersangka RRM dapat dijerat pasal berlapis yaitu Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat 2 UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).


''Tersangka dapat diancam paling lama enam tahun penjara dan atau denda Rp 1 miliar,'' kata Sumarni. (kmp)

Loading...

Posting Komentar

0 Komentar