Jejak Digital Keakraban PDIP dengan Partai Komunis China


Loading...
Keakraban PDIP dengan Partai Komunis China

The Communist Party of China (CPC) atau Partai Komunis Cina (PKC) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sudah akrab dan bahkan menjalin kerja sama sejak lama.

Pada 2019 Di Istana Bogor, Presiden Joko Widodo menerima kunjungan dari Song Tao, penasihat Hubungan Luar Negeri Presiden Republik Rakyat Cina (RRC) sekaligus Kepala Politbiro Hubungan Internasional PKC atau International Liaison Department of the CPC (IDCPC).

Setelah bertemu Jokowi, masih pada hari yang sama, Song Tao menghadiri undangan makan siang dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Acara ramah tamah ini berlangsung di Hotel Mandarin Oriental, kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat.

Sekjen PDIP Hasto Kritiyanto mengatakan pertemuan tersebut dalam rangka mempererat hubungan antara PDIP dan PKC, selain menindaklanjuti pertemuan dengan Jokowi.

"Hubungan antara partai dengan partai, sebagaimana tradisi PDIP, kami kembangkan, termasuk dengan IDCPC ini," kata Hasto. "Mereka juga akan memberikan dukungan terhadap kerja sama antara kedua bangsa dan kedua negara yang telah memiliki rekam jejak sejarah yang sangat panjang," tambahnya.

Selain Song Tao, hadir beberapa petinggi IDCPC lain dan sejumlah pejabat dari Kedutaan Cina. Dari pihak PDIP, yang mendampingi Megawati di antaranya Hasto Kristiyanto, Prananda Prabowo, Achmad Basarah, Rokhmin Dahuri, Mindo Sianipar, Wiryanti Sukamdani, Rudianto Tjen, serta Andreas Pareira.

Pada 2011 silam, sebagaimana dilaporkan Liputan6, sejumlah pengurus PKC datang ke Kantor DPP PDIP di bilangan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Delegasi PKC yang dipimpin perwakilan Politbiro Li Yuan Chao disambut langsung oleh Megawati dan sejumlah pengurus teras PDIP kala itu. Kunjungan ini dalam rangka kerja sama antarpartai sekaligus agar hubungan Cina dan Indonesia lebih erat.

Selain itu, PDIP juga ingin belajar sistem pengkaderan dari PKC serta pengalaman dan gagasan di bidang-bidang lain.

"Kedatangan delegasi dari PKC ini sangat berarti selain untuk melakukan pembelajaran mengenai pembangunan kader akar rumput, juga untuk pengentasan kemiskinan," ujar Andreas Pareira, dikutip dari Merdeka.

Tahun 2013, giliran PDIP yang mengirimkan delegasinya ke Cina. Mereka datang setelah diundang. Partai berlambang banteng bermoncong putih ini memberangkatkan 15 orang kader yang dipimpin Eva Kusuma Sundari.

Eva, mengutip BeritaSatu, menjelaskan para kader PDIP akan mempelajari banyak hal dari PKC selama kunjungan yang berlangsung hingga 23 Oktober 2013.

Megawati juga pernah ke Cina. Pada 12 Oktober 2015, dikutip dari Kompas, dia meresmikan Gedung Pusat Kerja Sama Indonesia-Cina yang diberi nama Sukarno House. Saat itu dia didampingi para petinggi PKC wilayah Shenzhen.(kmp)
Loading...

Posting Komentar

0 Komentar