Belum Diresmikan, Tol Cibitung-Cilincing Sudah Ambruk


Loading...

Proyek pembangunan Tol Cibitung-Cilincing ambruk di Jalan Kampung Sungai Tiram, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara pada Minggu 16 Agustus 2020.

Oleh sebab itu pemerintah memberhentikan proyek jalan bebas hambatan tersebut.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan evaluasi menyeluruh dengan adanya kejadian tersebut. Meliputi desain, Standar Operasi Prosedur (SOP), metode kerja, sumber daya manuasia dan aspek lainnya.

Diketahui kecelakaan kontruksi itu terjadi saat proses pengecoran pada STA 31+128. Setelah melakukan peninjauan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, Danang Parikesit memanggil semua kontraktor yang terlibat.

Danang meminta agar PT Waskita Beton Precast selaku kontraktor dan pimpinan proyek PT Cibitung Tanjung Priok Tollways menerapkan sistem manajemen keselematan, dan kesehatan kerja yang sudah diatur kementerian terkait.

"Sesuai arahan, harus ada tindakan tegas kepada kontraktor dan konsultan pengawas yang telah lalai dalam menerapkan dan mengedepankan prosedur Keamanan, Keselamatan, dan Kesehatan Kerja (K3),” ujarnya mengutip Viva.co.id

Ambruknya kontruksi jalan Tol Cibitung-Cilincing dikatakan tidak ada korban jiwa, hanya ada 8 pekerja yang mengalami luka ringan. Saat kejadian tersebut mereka di bawa ke Rumah Sakit Citra Harapan Indah, Bekasi untuk perawatan.

Plt Sekretaris Perusahaan PT Waskita Beton Prfecast Tbk, Ales Okta Pratama mengatakan, pada saat kejadian tidak ada gangguan arus lalu lintas di lokasi yang bertempat di Marunda Cilincing, Jakarta Utara dan pihaknya langsung mensterilisasi area.

Sebelumnya Ales menyebut telah membentuk tim internal di Waskita untuk melakukan investigasi atas kejadian tersebut. Tujuannya agar tidak terulang lagi di masa mendatang, dan untuk proses perbaikan proyek tersebut akan segera dilakukan.

Menurutnya Waskita akan berkomitmen untuk menerapkan dan mengedepankan prosedur K3 dalam setiap proses pekerjaan di seluruh unit perusahaan. Terkait 8 pekerja yang luka ringan sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

"Saat ini yang bersangkutan sudah diperbolehkan pulang," sambungnya.

Proyek Jalan tol Cibitung-Cilincing membentang sepanjang 34 kilometer, dikerjakan oleh PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways dan terdiri atas empat seksi.

Seksi 1 SS Cibitung-Gabus Indah (12,77 km) yang progresnya telah mencapai 96,94 persen. Sementara itu, Seksi 2 Gabus Indah-Muara Bakti (6,05 km) progresnya 91,31 persen.

Kemudian, Seksi 3 Muara Bakti-Kanal Banjir Timur (10,64 km) progresnya mencapai 82,52 persen, dan Seksi 4 Kanal Banjir Timur-Cilincing (4,56 km) progresnya 43,83 persen.

Tol Cibitung-Cilincing itu merupakan jaringan jalan tol di kawasan Metropolitan Jabodetabek. Tol itu diharapkan dapat meningkatkan kelancaran mobilitas, pergerakan komuter, dan logistik, khususnya menuju kawasan industri Cibitung dan Cilincing.
Loading...

Posting Komentar

0 Komentar