Zulfikar Sudah Izinkan Datanya Dibocorkan, Kominfo Nggak Perlu Heboh


Loading...

Data pribadi penggiat media sosial Denny Siregar tersebar di dunia maya. Denny mengatakan data-data yang tersebar di media sosial itu berasal dari Telkomsel.

Akun @Opposite6891 menyebarkan data pribadi yang diduga milik Denny Siregar. Dalam unggahannya @Opposite6891 menampilkan data yang terdiri dari nama, alamat, NIK, KK, IMEI, OS, hingga jenis perangkat.

Dalam bocoran data tersebut terungkap bahwa Denny Siregar memiliki nama tengah Zulfikar. Warganet di Twitter membicarakan nama Denny Zulfikar Siregar atas kebocoran data yang dialaminya. Zulfikar bahkan menjadi trending topic di Twitter.

Sejauh ini, kata kunci Zulfikar telah dicuitkan sebanyak 13 ribu kali.

Seorang warganet mengatakan pembocoran data tersebut sudah diizinkan oleh Denny. Oleh karena itu, ia meminta agar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) tak menyalahkan Telkomsel.

Warganet @Sylvi4anggraini mengatakan agar Zulfikar tidak mempermasalahkan kasus kebocoran data ini sebab @Opposite6891 sudah menyatakan tak sengaja menyebarkan data Denny.

Seorang warganet membahas tuntutan Denny Siregar yang mengatakan akan membawa kasus kebocoran data ini ke meja hijau apabila Telkomsel tak kunjung memberikan respons.

Warganet lainnya menyinggung mengapa kebocoran data ini baru dibahas sekarang. Warganet tersebut mengatakan tingginya potensi kebocoran data ketika registrasi kartu SIM membutuhkan KTP hingga KK.

Menanggapi kasus ini, Telkomsel mengatakan mengacu pada standard teknis dan keamanan yang telah ditentukan bagi kepentingan penyelenggaraan jasa telekomunikasi komersial yang ditetapkan oleh lembaga standardisasi internasional (ITU, GSMA) maupun FTP nasional.

Telkomsel menyatakan juga sudah tersertifikasi ISO 27001 untuk keamanan informasi. Dia berkata proses sertifikasi itu dilakukan oleh lembaga internasional yang independen dan profesional.

Terkait dengan kejadian yang dialami, Telkomsel  siap bekerjasama untuk membantu, serta berkoordinasi dengan pihak berwajib atau aparat penegak hukum.

Selain itu, Telkomsel berkata pihak siap bekerja sama dengan pihak terkait jika terjadi dugaan peretasan data pelanggan.
Loading...

Posting Komentar

0 Komentar