TERBONGKAR!!! Istana Datangi Akhyar Agar Mundur dan Beri Jalan ke Bobby


Loading...

Skenario pencalonan Gibran Rakabumi di Solo yang memakan korban Achmad Purnomo ternyata juga terjadi di Pilkada Medan.

Utusan istana juga memainkan lobby agar Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution yang juga kader PDIP memberikan jalan kepada menantu Jokowi.

Peristiwa tersebut terjadi di awal Januari 2020. Pada kesempatan itu, beberapa orang yang ikut pertemuan meminta Akhyar Nasution untuk tidak maju sebagai calon Wali Kota Medan di Pilkada Serentak 2020.

"Akhyar pernah beberapa kali ditemui orang dekat Istana awal Januari. Di minta untuk mundur, pertemuan di rumah dinas," ujar Ketua Relawan JAMU (Jadikan Akhyar Medan Satu), Ade Dermawan, di Medan, Rabu (29/7/2020).

Sebagai kompensasi mundur dari pencalonan, kata Ade, Akhyar Nasution ditawari sebuah pekerjaan lain.

"Karena ini perjuangan, baliau (Akhyar) menolak permintaan tersebut," bebernya.

Ade sendiri tercatat sebagai relawan pemenangan Jokowi di Pilpres 2019. Sehingga, ia paham betul cara main dalam rangka pemenangan.

"Supaya pesta demokrasi ini menghasilkan pemimpin yang baik, maka fair play saja mainnya," pesannya.

Belum ada konfirmasi ke pihak-pihak terkait soal kebenaran yang disampaikan Ade Darmawan ini.

Seperti diketahui, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Akhyar Nasution yang kader PDIP justru didukung oleh Partai Demokrat dan PKS untuk bisa maju di Pilkada Medan. Menantu Presiden Jokowi, Bobby Afif Nasution diperkirakan akan menjadi penantang petahana tersebut. (bbs)
Loading...

Posting Komentar

0 Komentar